Tahuna – Rehabilitasi talud pantai tidore dengan anggaran Rp 5 miliar yang dialokasikan Pemerintah melalui Dinas PUPR, yang proyeknya akan dilelang dalam waktu dekat ,Pengacara muda Junawir Stirman SH angkat Bicara.
Stirman menuturkan masyarakat Tidore menyambut baik atas diperbaikinya talud yang notabene rusak akibat hantaman ombak ,setiap cuaca buruk yang terjadi di kabupaten Sangihe.
“Atas nama masyarakat tidore kami menyambut baik akan perbaikan talud ini ,namun yang patut di perhatikan adalah talud ini pecah karena tumpukan batu bolder didepan talud tak lagi mampu menahan hantaman ombak ketika cuaca buruk terjadi “tutur Stirman.
Menurutnya alangka baik ketika proyek rehabilitasi talud ini dilaksanakan pihak pemerintah , pelaksana proyek dan tenaga teknis dilapangan agr dapat memperhatikan hal-hal yang dapat dilakukan terlebi dahulu ,sebelum perbaikan talud.
- Asisten Pemerintahan dan Kesra Pimpin Apel Pengamanan, Pastikan Puncak TIFF 2026 Berjalan Aman dan Sukses
- Kontes Otomotif Meriahkan Rangkaian TIFF 2026, Libatkan 61 Peserta dari Sejumlah Daerah di Sulut
- Gubernur Yulius Canangkan Rangkaian HUT ke-81 Kemerdekaan RI dan HUT ke-62 Provinsi Sulut, Tegaskan Semangat “Sulut Melaju”
“Kalau hanya taludnya yang diperbaiki namun tumpukan batu bolder di depan talud tak di tambah kemungkinan besar talud akan pecah lagi, sebab tumpukan batu bolder itu sangat penting sebagai pemecah ombak sebelum mengenai talud ” ujar Stirman.
Stirman berharap, pemerintah dan pelaksana proyek dapat memperhatikan terkait rehabilitas talud ditidore agar kedepanya resiko talud pecah dapat diminimalisir. (Yoss)








