Tahuna – Rehabilitasi talud pantai tidore dengan anggaran Rp 5 miliar yang dialokasikan Pemerintah melalui Dinas PUPR, yang proyeknya akan dilelang dalam waktu dekat ,Pengacara muda Junawir Stirman SH angkat Bicara.
Stirman menuturkan masyarakat Tidore menyambut baik atas diperbaikinya talud yang notabene rusak akibat hantaman ombak ,setiap cuaca buruk yang terjadi di kabupaten Sangihe.
“Atas nama masyarakat tidore kami menyambut baik akan perbaikan talud ini ,namun yang patut di perhatikan adalah talud ini pecah karena tumpukan batu bolder didepan talud tak lagi mampu menahan hantaman ombak ketika cuaca buruk terjadi “tutur Stirman.
Menurutnya alangka baik ketika proyek rehabilitasi talud ini dilaksanakan pihak pemerintah , pelaksana proyek dan tenaga teknis dilapangan agr dapat memperhatikan hal-hal yang dapat dilakukan terlebi dahulu ,sebelum perbaikan talud.
- Bidik PAD Rp 8 Triliun, Gubernur Yulius Dorong Ekonomi Tumbuh 8 Persen
- Rakor Inflasi, Gubernur Yulius Instruksikan Stabilitas Harga Cabe dan Antisipasi Dampak El Nino
- Hari Pelanggan Nasional 2026: Tegaskan Komitmen Layanan Sepenuh Hati, PLN UID Suluttenggo Turun Langsung Dengarkan Aspirasi Pelanggan
“Kalau hanya taludnya yang diperbaiki namun tumpukan batu bolder di depan talud tak di tambah kemungkinan besar talud akan pecah lagi, sebab tumpukan batu bolder itu sangat penting sebagai pemecah ombak sebelum mengenai talud ” ujar Stirman.
Stirman berharap, pemerintah dan pelaksana proyek dapat memperhatikan terkait rehabilitas talud ditidore agar kedepanya resiko talud pecah dapat diminimalisir. (Yoss)







