Sulut – Menindaklanjuti terbentuknya Asosiasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Nusantara ditingkat Nasional, maka Dewan Pimpinan Wilayah APMDN Sulawesi Utara menggelar spesial event Deklarasi Pembentukan Asosiasi Pemberdayaan Masyarakat Desa (APMDN) se-Sulawesi Utara yang mengambil tempat di Desa Lobong, Kecamatan Passi Barat Kabupaten Bolaang Mongondouw (Bolmong).
APMDN selanjutnya akan menjadi wadah perjuangan bagi seluruh Pendamping Desa yang tersebar di seluruh Indonesia. Terdekat adalah memfasilitasi agar proses sertifikasi Pendamping Desa baik dari tingkat Desa maupun sampai tingkat Nasional berjalan sesuai dengan tuntutan regulasi.
Dalam pernyataannya Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Nusantara (APMDN) Provinsi Sulawesi Utara Green Manueke, S.Kom,M.Si, menyampaikan bahwa Asosiasi pendamping desa hadir untuk memenuhi kewajiban pemenuhan kompetensi pendamping dalam menjalankan tugasnya.
“Kedepannya APMDN akan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh pendamping desa tersertifikasi.” Ujar Manueke.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Senada dengan itu, Ketua DPC APMDN Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) yang baru saja menerima mandat Yance Sonith, S.Kel, mengatakan bahwa dengan terbentuknya Asosiasi ini maka Pendamping dari tingkatan paling bawah memiliki wadah advokasi pengembangan kapasitas maupun peningkatan kesejahteraan.
Selain spesial event Deklarasi APMDN se-Sulawesi Utara,juga dilakukan Bimbingan Teknis Sertifikasi Tenaga Pendamping Profesional dan rapat Koordinasi Tenaga Pendamping Profesional Sulawesi Utara.
Kegiatan ditutup dengan pelaksanaan rapat koordinasi pendamping profesional dengan terus menggemakan slogan Pendamping Desa Bisa!. (*)







