SULUT – Dominasi Pasangan Calon (Paslon) Petahana, Olly Dondokambey-Steven Kandouw (Olly-Steven) di Pilkada Sulut 9 Desember nanti, tak tergoyahkan.
Hal itu tergambar sejak survei yang dilakukan LSI (Lembaga Survei Indonesia) sejak April, September, dan terakhir Oktober 2020 ini. Peneliti LSI Ikrama Masloman mengatakan, dalam beberapa kali survei sampai dengan yang terakhir Oktober ini, elektabilitas Olly-Steven tak tergoyahkan di atas 60 persen.
Hasil elektabilitas yang melejit jauh atas dua paslon lainnya CEP-SSL (22,3%) dan VAP-HR (10,2%) itu, membuat pemilih mempersepsikan bahwa Olly-Steven sebagai petahana di Pilkada Sulut, sulit untuk dikalahkan oleh dua kontestan lainnya.
Peneliti LSI Ikrama Malsoman dalam konperensi pers yang digelar di Hotel Gran Sentral Manado, Sabtu (31/10) mengungkapkan, 65 persen pemilih yang disurvei menyatakan Olly-Steven sulit dikalahkan. Menariknya, pemilih tersebut juga termasuk datang dari kalangan partai politik.
- Menteri Nusron Ingin Target PTSL 2027 Ditambah, Perluas Kepastian Hukum Bagi Masyarakat
- Bahas Rencana Kerja TA 2027 Dengan Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Usulkan Pagu Anggaran Rp.10 Triliun
- Laporkan Progres Dukungan KSPEAN Papua Selatan, Wamen Ossy Tegaskan Landasan Kuat Agenda Pembangunan Nasional
Data survey LSI yang dipublish Ikrama memperlihatkan, pemilih yang didalamnya berasal dari Golkar dan Nasdem, malah memberi kontribusi signifikan terkait persepsi “Olly-Steven Sulit Dikalahkan”. Yakni dari Golkar sebesar 47,5 persen dan 34,3 persen. Sedangkan dari PDIP berada di kisaran 83,2 persen dan Gerindra 45,7 persen dan lainnya (46,3 persen). (**)








