SULUT – Dominasi Pasangan Calon (Paslon) Petahana, Olly Dondokambey-Steven Kandouw (Olly-Steven) di Pilkada Sulut 9 Desember nanti, tak tergoyahkan.
Hal itu tergambar sejak survei yang dilakukan LSI (Lembaga Survei Indonesia) sejak April, September, dan terakhir Oktober 2020 ini. Peneliti LSI Ikrama Masloman mengatakan, dalam beberapa kali survei sampai dengan yang terakhir Oktober ini, elektabilitas Olly-Steven tak tergoyahkan di atas 60 persen.
Hasil elektabilitas yang melejit jauh atas dua paslon lainnya CEP-SSL (22,3%) dan VAP-HR (10,2%) itu, membuat pemilih mempersepsikan bahwa Olly-Steven sebagai petahana di Pilkada Sulut, sulit untuk dikalahkan oleh dua kontestan lainnya.
Peneliti LSI Ikrama Malsoman dalam konperensi pers yang digelar di Hotel Gran Sentral Manado, Sabtu (31/10) mengungkapkan, 65 persen pemilih yang disurvei menyatakan Olly-Steven sulit dikalahkan. Menariknya, pemilih tersebut juga termasuk datang dari kalangan partai politik.
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
Data survey LSI yang dipublish Ikrama memperlihatkan, pemilih yang didalamnya berasal dari Golkar dan Nasdem, malah memberi kontribusi signifikan terkait persepsi “Olly-Steven Sulit Dikalahkan”. Yakni dari Golkar sebesar 47,5 persen dan 34,3 persen. Sedangkan dari PDIP berada di kisaran 83,2 persen dan Gerindra 45,7 persen dan lainnya (46,3 persen). (**)






