Minut-Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara (Minut) kembali menegaskan komitmennya terhadap disiplin aparatur sipil negara.
Tim Kode Etik yang dipimpin Sekretaris Daerah Minut resmi menonaktifkan sementara Jefry Rondonuwu dari jabatannya sebagai Kepala Bidang di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Minut, Johanes Katuuk, membenarkan keputusan tersebut.
“Ya, benar, beliau telah dinonaktifkan sementara,” ujar Katuuk, Kamis (13/2/2025).
- Bakal Digelar Besok! DPRD Sulut Agendakan Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Tahun 2025
- Pimpin Upacara Momentum Nasional dan Daerah, Plt Bupati Titip Pesan Optimistis Kepada Generasi Muda Sitaro
- Bupati FDW Hadiri Ibadah Minggu Bersama di Jemaat GMIM Betlehem Ranomea Amurang Timur
Keputusan ini diambil menyusul dugaan pelanggaran disiplin yang dilakukan Jefry. Namun, Katuuk menyatakan bahwa durasi sanksi tersebut masih bergantung pada evaluasi lebih lanjut terhadap sikap dan tindakan yang bersangkutan.
“Hasil dari Tim Kode Etik nantinya akan diserahkan kepada Bupati, dan keputusan akhir tetap berada di tangan pimpinan tertinggi,” tambahnya.
Sebagai pengganti sementara, Jansen Matheos ditunjuk sebagai Pelaksana Harian (Plh) Kepala Bidang DPM-PTSP.
Kebijakan tegas ini menjadi bukti nyata bahwa kepemimpinan Bupati Joune Ganda tidak memberi toleransi terhadap pelanggaran disiplin. Ia menegaskan bahwa seluruh aparatur pemerintah harus menjaga integritas, mengutamakan kepentingan publik, dan menjalankan tugas sebagai abdi negara dengan penuh tanggung jawab. (T3/*)






