Target 100 Hari Kerja,Ini Terobosan Delis -Djira

Morut – Ini terobosan awal Bupati Morut, ruas jalan Tomata-Pape mulai dikerjakan tahun ini, dan tiap Ponpes dapat Rp 200 juta.

Bupati Morowali Utara Delis Julkarson Hehi dan Wabub H. Djira mendapat kesempatan melakukan kunjungan kerja luar daerah pertama sejak keduanya dilantik pada 30 April 2021 pada Rabu dan Kamis (19-20 Mei 2021).

Kunjungan kerja ini bertujuan di Kota Palu. Ada banyak agenda tingkat provinsi yang dihadiri, termasuk Ketua Tim Penggerak PKK Morut Febriyanti Hongkiriwang S.Si.Apt.

Namun di luar jadwal resmi itu, Bupati Delis ‘bergerilya’ mengunjungi tiga intansi vertikal Kementerian PUPR di Kota Palu yakni Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN), Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sulawesi II dan Balai Wilayah Sungai III serta Sekprov Sulteng Ir H Moeljono.

Bupati Delis yang didampingi Kadis PUPR Morut dan sejumlah kepala bidangnya juga menemui Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Sulteng Ir. H Syaifullah Djafar, MSi, Bupati Delis mendapat komitmen untuk penanganan ruas jalan Tomata-Pape, dan Beteleme-Batas Nuha.

“Tahun ini, akan ditingkatkan jalan dari Tomata ke arah Gontara sepanjang 2,5 kilometer, sedangkan Beteleme-Batas Nuha tahun ini dalam proses perencanaan yang pelaksanaan fisiknya nanti tahun depan (2022),” ujar Syaifullah.

Syaifullah juga mengemukakan komitmen Pemprov Sulteng untuk terus menangani koridor Tayawa (Kabupaten Tojo Unauna) ke Kolonodale. Sedangkan Bupati Delis mengharapkan Pemprov Sulteng menangani ruas Towi-Tamainusi, Kolonodale-Gandaganda-Lambolo.

Syaifullah berjanji akan mempertimbangkan untuk memindahkan beberapa paket proyek dari temapt lain untuk menangani ruas jalan yang diminta Bupati Morowali Utara tersebut.

Dalam pertemuan dengan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Wilayah Sulawesi II Ir. Suko Wiyono M.Si, Bupati Delis meminta beberapa hal untuk masyarakat Morut yakni alokasi bantuan perumahan nelayan, pembangunan rumah susun dan bantuan rumah swadaya.

Dari sejumlah permintaan itu, BP2P menyampaikan komitmen untuk memberikan alokasi dana bantuan perumahan rumah swadaya pada 2021 ini untuk 100 unit rumah serta pembangunan/renovasi pondok pesantren masing-masing Rp200 juta.

Sumber : Media Center Delis & Djira

Related posts