Korban saat mendapat perawatan medis
Manado – Nasib malang dialami Rahman Rahim (27) warga Keluraham Taas, Lingkungan lll, Kecamatan Tikala. Lelaki yang kesehariannya bekerja sebagai sopir angkutan kota (angkot) ini, harus mendapat perawatan medis setelah ditikam oleh orang yang tidak dikenalinya. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Calaca Kecamatan Wenang, Minggu (11/4) sekitar 01.00 Wita.
Menurut laporan dari inri Afrianti Sasiang (44) warga Kelurahan Taas, Lingkungan lll, Kecamatan Tikala, yang adalah istri korban mengatakan saat itu dirinya sedang berada dirumah. tiba-tiba mendapat telepon dari korban (suaminya) memberitahukan bahwa korban telah di tikam pelaku yang tak dikenalnya dan saat ini sedang mendapatkan perawatan medis rumah sakit, akibat luka tikam dibagian paha sebelah kanan.
Mendengar hal tersebut pelapor kemudian langsung datang ke rumah sakit untuk mengecek suaminya. Setibanya disana, pelapor mendapati korban sedang mendapatkan perawatan medis akibat luka yang dialaminya.
Tak terima dengan perbuatan tersebut, pelapor kemudian melaporkan peristiwa yang dialami suaminya itu kepihak yang berwajib.
- Kemeterian ATR/BPN Tegaskan Pendaftaran Tanah Ulayat, Bukan Untuk Jadikan Tanah Adat Sebagai Tanah Negara
- Menteri ATR/Kepala BPN Dan Menteri PKP Sepakati Program Sertipikasi Gratis, Bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah
- Evaluasi Semester II, Sekjen ATR/BPN Targetkan Capaian Kinerja 98 Persen Untuk Tahun 2026
Sementara itu kasat reskrim Kompol Thommy Aruan, ketika di konfrimasi membenarkan adanya laporan tersebut itu . “Laporan tersebut kami terima, dan saat ini sedang dalam proses penyelidikn pihak kami.”Ujar Aruan. (Dwi)






