RedaksiSulut, MITRA – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Kabupaten Minahasa Tenggara (Mitra), jalin kerja sama dalam bentuk Memorandum of Understanding atau MoU dengan dua orang pengacara (Lawyer).
Penandatanganan MoU dengan dua pengacara yaitu Dirk Tolu serta Dani Kauntu, bertempat di kantor DP3A Mitra, Selasa (20/9/2022).
Dijelaskan Kepala DP3A Mitra, Sherly Rompas, MoU ini dalam rangka pendampingan hukum atau penanganan kasus apabila terjadi tindak kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan/anak.
“Ini kerja sama penanganan kasus kekerasan dan pelecehan terhadap perempuan dan anak. Jadi apabila berproses hukum, pak Tolu dan pak Kauntu akan melakukan pendampingan dalam kapasitas sebagai pengacara korban,” jelas Rompas.
- Bupati Joune Ganda Irup Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81
- Ketua DPRD Sulut Fransiscus Andi Silangen Ucapkan Selamat HUT Ke-81 RI : Mengajak Masyarakat Untuk Terus Menjaga Semangat Kemerdekaan
- Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe Gelar Uapacara Peringatan HUT RI Ke-81 Tahun 2026 Di Lapangan Gelora Santiago Tahuna
Dan itu, menurut Rompas, tertuang dalam MoU yang telah disepakati antara pihak DP3A Mitra dengan kedua pengacara bersangkutan.
“Bila suatu ketika kasusnya naik sampai ke tingkat pengadilan, maka selaku pengacara akan terus mendampingi korban sampai ada keputusan tetap dari pengadilan,” tukasnya. (***)








