Poso-Tiga Desa terdampak lebih parah pasca gempa berkekuatan 6,0 Magnitudo, mengejutkan warga Desa Tokilo, Tindoli dan Tolambo Kecamatan Pamona Tenggara (Pamoteng), Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (24/07/2025) malam.
Berdasarkan informasi yang di himpun di lapangan, puluhan rumah warga mengalami kerusakan, namun tidak ada korban jiwa akibat gempa yang terjadi.
Pantauan media ini, warga Tolambo tetap waspada, dan terpaksa tidur di luar rumah, mengungsi di balai desa, lapangan sepak bola, hingga halaman gereja, karena kuatir akan terjadi gempa susulan.
Salah seorang perangkat Desa Tolambo, F Sambali, mengatakan, hampir sebagian besar warga tidak berani tidur di dalam rumah.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
“Beginilah situasi kami masyarakat Tolambo. Semalam kami tidur di luar rumah, karena bumi terus bergoyang,” ujarnya kepada wartawan.
Dalam peristiwa gempa tersebut, seorang ibu hamil dilaporkan mengalami luka memar di bagian kaki, akibat terjatuh saat panik berlari keluar rumah. Saat kejadian, listrik sempat padam karena goncangan gempa.
Sementara itu, pihak BPBD setempat, Jumat (25/07/2025) pagi, masih melakukan pendataan bersama aparat Desa setempat, dan memantau situasi serta membantu warga terdampak, kemudian para petugas PMI Poso melakukan pelayanan untuk para pengungsi yang mengungsi di tenda- tenda di luar rumah.
Hingga berita ini tayang, goncangan gempa masih terus terjadi, tetapi dalam skala yang kecil. (YOK/NAL)







