Raski Mokodompit,SH
Tomohon – Jelang pelaksanaan Pemilihan Walikota dan wakil Walikota Tomohon, dinamika politik di kota Tomohon mulai panas dengan keluarnya hasil survei dari lembaga survei Pusat Studi Demokrasi dan HAM (PusDeHAM) yang telah mengklaim salah satu Bakal Calon dari Partai Golkar Kota Tomohon mendapat presentase 30,4 persen melebihi dari kedua bakal calon lain yang ada di Golkar Tomohon.
Terkait hasil dari lembaga survei PusDeHAM membuat Sekretaris DPD I Partai Golkar Sulut Raski Mokodompit SH,angkat bicara.
Saat dikonfirmasi oleh Wartawan media ini, Selasa (23/06/2020),Mokodompit mengatakan hasil survei tersebut bukan menjadi acuan mendapatkan SK calon dari partai yang berlambangkan pohon Beringin.
Mokodompit menjelaskan bahwa masih ada lagi survey yang akan dilakukan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar pada bulan Juli mendatang.
- 1 Tidak Lolos Bekas, 10 Calon Direksi Perumda di Bitung Akan Lanjut Tes Psikologi, Tertulis Dan Wawancara
- Dihadiri Honandar, Kodam XIII Merdeka Gelar Upacara Penyambutan Satgas Yonif 712/Wiratama, Purna Tugas Operasi Pamtas RI-PNG 2026
- Evaluasi Penggunaan APBD 2025, Banggar DPRD Bitung Dan TAPD Sepakat Prioritas Tingkatkan Pendapatan
“Jadi akan ada survei terakhir dari DPP pada bulan Juli nanti sebelum dikeluarkannya surat putusan pasangan,” ujar Mokodompit.
Lanjut Mokodompit, “ Yang pasti hasil survei nanti menjadi salah satu acuan, karena kurang lebih 10 Lembaga Servei yang bekerjasama dengan DPP Partai Golkar Pusat. Termasuk Lembaga Servei Indikator, PusDeHAM dan lain-lain. Intinya DPP akan melakukan servei kembali terkait elektabilitas setiap bakal calon di beberapa kabupaten kota.” Ujar Mokodompit. (*/Oma)






