Tomohon – Steven Kandouw, Ketua Umum KONI Sulut mewanti-wanti soal pengelolaan dana hibah untuk KONI.
Hal itu disampaikan Steven Kandouw Ketika melantik Pengurus KONI Tomohon di Vila Emita Tomohon, Jumat (2/7/2021).
Kandouw berujar Tiap tahun KONI dibekali hibah dari pemerintah bersumber dari APBD.
“Jangan sampai, pengelolaan ini bermasalah, sebab itu Bendahara harus berintegritas”
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Di kesempatan itu, Steven memperkenalkan ke Pengurus KONI Tomohon, Bendahara baru KONI Sulut bernama Alvin Talulu.
Alvin kata Steven, direkomendasikan menjadi Bendahara Umum KONI
“Alvin ini dari Jakarta ditunjuk Gubernur,” kata dia.
KONI Sulut akan mendapat hibah sebesar Rp 17 miliar
“Perlu dari integritas, Alvin ini dulu dari OJK,” ungkapnya
Ia berharap, KONI Tomohon juga dapat dana hibah yang cukup.
Ia menyebut ada 3 organisasi yang wajib mendapat hibah tiap tahun.
Pertama, Palang Merah Indonesia (PMI)
Kedua, Pramuka.”Tidak main – main di tengah krisis kebangsaan akhirnya ingat Pramuka,” ungkapnya.
Ia menyorot saat ini banyak anak – anak, Pancasila pun tak hafal.
Ketiga, wajib dapat dana hibah itu KONI
“Saya senang ada ketua DPRD Tomohon (Djemmy Sundah), hibah koni jang pele-pele,” (jangan menghalang-halangi) ujarnya. (*/JM)






