Sulut-Calon Gubernur Sulut, Steven Kandouw mengunjungi pondok pesantren (Ponpes) Al-Mukhlisin Keydupan Boroko, usai menggelar konsolidasi besar di Sangkup, Bolmut.
Hal ini untuk menyerap aspirasi masyarakat, Imam Masjid dan Pengurus Ponpes Al-Mukhlisin Keydupan Boroko.
Steven Kandouw pun langsung disambut gembira para pengasuh dan santri serta masyarakat sekitar pesantren dan tidak ketinggalan bertemu akrab dengan para Imam Masjid.
Pertemuan yang penuh dengan nuansa kekeluargaan sekaligus menjadi ajang silahturahmi, masyarakat, santri dan pengasuh Ponpes serta Imam Masjid menyampaikan aspirasinya.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Steven Kandouw menjelaskan kedatangannya di pondok pesantren Al-Mukhlisin keydupan Boroko ini, selain bertemu dengan pengasuh dan santri saya juga bersilaturahmi dengan masyarakat sekitar pesantren dan para imam masjid untuk menyerap aspirasi.
“Pada tahun 2020 saya dan pak Olly Dondokambey berjanji akan membuat Islamic center di Bolaang Mongondow dan itu sudah kami tepati pada tanggal 26 Januari 2024 kemarin,” ungkap Steven Kandouw.
“Adapun maksud tujuan saya kemari ialah mendengar aspirasi dari bapak-ibu disini, saya meminta dukungan doa dari bapak-ibu disini jika Tuhan berkenan saya akan menjadikan Bolaang Mongondow Utara bukan hanya menjadi tempat Swasembada Pangan, tetapi akan meningkat fasilitas dan pra sarana umat muslim disini,” paparnya.
Steven Kandouw disambut gembira masyarakat, Imam Masjid, dan Pengurus Ponpes. (REDAKSI)







