Bitung, Redaksisulut – Berkat kerjasama dan gotong royong dari semua pihak, mulai dari konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan kegiatan testing, tracking dan treatment (3T) kini status Covid-19 di Kota Bitung turun pada level 2.
Hal ini disampaikan Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM, dimana juga menyampaikan bahwa, upaya dalam penanganan Covid-19 akan terus dilakukan agar status Covid-19 yang saat ini sudah pada level 2 bisa kembali turun pada level 1. Selasa, (21/9/2021)
“Ini adalah kabar baik bagi kita semua, namun upaya masih akan terus kami lakukan, agar pandemi Covid-19 bisa teratasi dengan semaksimal mungkin”. Katanya
Lanjutnya bahwa, untuk saat ini bersama Wakil Wali Kota Bitung, Hengky Honandar, SE akan terus memastikan agar semua warga Kota Bitung telah mendapatkan vaksin secara lengkap.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
“Selain memastikan Semua sudah mendapatkan vaksin tentunya masyarakat harus tetap konsisten menerapkan Prokes Ketat secara disiplin dalam bermasyarakat”. Kata Maurits.
Dalam kesempatan dirinya juga mengingatkan bahwa, meski saat ini sudah pada status level 2, namun untuk pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) masih akan tetap ada
“Untuk PPKM di wilayah yang sudah ditetapkan atau di wilayah yang penyebaran Covid-19 tinggi masih tetap ada. Untuk itu kami berharap agar masyarakat tetap patuh dan disiplin pada Prokes Covid-19 dan tentunya terus berdoa agar pandemi ini cepat berakhir”. Harapnya.
Dengan ditetapkannya Kota Bitung turun level menjadi PPKM level 2 ini berdasarkan Instruksi Mendagri No 44 Tahun 2021 tanggal 20 September 2021 dimana penetapan pemberlakuan PPKM level 2 ini juga berdasarkan hasil asesmen oleh Kementerian Kesehatan RI dengan lebih mengoptimalkan Posko penanganan Covid-19 di tingkat desa atau kelurahan. (Wesly)







