Minsel – Sesuai surat edaran pemerintah provinsi, terkait protokol Covid 19, yang meng-amanatkan jumlah kehadiran ASN, di batasi 25 persen, di tindaklanjuti pemkab Minsel.
Dan hal ini dapat di jumpai di setiap SKPD, yang bernaung di bawah Pemkab Minsel. Seperti, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga. Seluruh kegiatan wajib bahkan sangat ketat pemberlakuan protokol Covid.
“Kami melakukan protocol Covid 19 dengan ketat, ” tutur kepala Dinas, DR. Fietber Raco, ketika di temui. Menurut Raco, lebih baik mengantisipasi lebih dulu, sebelum terjadi. Setiap kegiatan sangat di batasi. Bahkan pelayanan yang kami lakukan di ruang terbuka, kehadirannya kami batasi 25 persen.
Ini juga menindaklanjuti instruksi Bupati Frangky Donny Wongkar SH dan Wakil Bupati Petra Yanny Rembang Mth, untuk turut mengantisipasi dampak Covid.
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
- Gelar Reses II Tahun 2026, Ini Aspirasi yang Dijaring Anggota DPRD Provinsi Sulut
Bupati Minsel, melalui sekda Denny Kaawoan, seluruh SKPD sampai dengan sekolah bahkan masyarakat kami sudah menginstrusikan untuk melakukan protokol Covid 19 sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
“Dan untuk setiap SKPD wajib, yang melanggar pasti di kenai sangsi, “tegas Kaawoan. (*/QQ)






