Kepala Dinas PUPR Manado Peter KB Assa ST MSc PhD
Manado – Dalam rapat Evaluasi Penyerapan dan Realisasi Anggaran (EPRA) di ruang Serbaguna Kantor Walikota Manado, awal pekan ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) salah satu Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang minim penyerapan anggarannya sampai triwulan III.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas PUPR Manado Peter KB Assa ST MSc PhD menjelaskan, minimnya penyerapan anggaran di instansi yang dipimpinnya terjadi hampir setiap tahun kecuali tahun 2017.
“Minimnya penyerapan anggaran hingga triwulan ketiga ini lantaran lambatnya perencanaan untuk proyek-proyek fisik yang akan dilaksanakan. Saat ini, kami sedang mengupayakan agar proyek-proyek fisik yang akan dilaksanakan 2020 mendatang, dilelang tahun ini. Supaya masuk Januari sudah bisa langsung running sehingga masuk triwulan ketiga sudah selesai dan penyerapan anggaran bisa tinggi,” tandas Assa.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
Dikatakan, sekarang ini Dinas PUPR sedang menggenjot perencanaan proyek untuk diselesaikan paling lambat November 2019. Sehingga, jika perencanaan telah selesai, saat APBD 2020 diketuk Desember mendatang bisa masuk tahap lelang.
“Proyek tersebut akan dilelang bersyarat menggunakan pakta integritas kepada kontraktor selaku penyedia jasa. Dalam pakta integritas, penyedia jasa bersedia menandatangani kontrak setelah terbitnya DPA. Jika ini semua terlaksana dengan baik. Maka dipastikan pada tahun depan penyerapan anggaran Dinas PUPR akan berada di deretan teratas,”tukas Assa. (*/JM)








