Gorontalo-Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Hamzah Idrus, menyerap aspirasi masyarakat (Asmara) Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Kabupaten Bone Bolango, saat melaksanakan reses masa persidangan ketiga tahun 2024–2025, Selasa (24/06/2025).
Kehadiran legislator dari daerah pemilihan Bone Bolango itu disambut hangat oleh masyarakat setempat.
Kepala Desa Longalo turut menyampaikan apresiasi atas kehadiran Hamzah, mengingat kegiatan serupa dinilai jarang dilakukan oleh anggota DPRD.
Dalam sesi dialog, warga menyampaikan sejumlah kebutuhan mendesak, seperti peningkatan infrastruktur pertanian dan bantuan rumah layak huni.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Kami berharap ada pembangunan jembatan penghubung sepanjang 37 meter menuju lahan pertanian, serta bantuan rumah untuk warga kurang mampu,” ujar salah satu warga
Menanggapi hal itu, Hamzah Idrus berkomitmen memperjuangkan aspirasi masyarakat Longalo melalui lembaga DPRD.
Seluruh aspirasi masyarakat saya tampung dan akan saya bawa ke rapat-rapat komisi serta diteruskan ke dinas teknis di Pemerintah Provinsi Gorontalo,” tegas Hamzah.
Terkait usulan bantuan rumah layak huni, Hamzah menjelaskan bahwa saat ini pemerintah provinsi tidak lagi mengalokasikan program tersebut.
Namun ia tetap berupaya mencari solusi alternatif agar warga tetap bisa mendapatkan hunian yang layak.
“Saya akan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk membuka peluang program dari pusat maupun CSR swasta,” katanya.
Reses merupakan agenda resmi DPRD untuk menjaring aspirasi masyarakat di daerah pemilihan. Hasil reses ini akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan program kerja dan penganggaran pembangunan daerah ke depan. ***








