SITARO-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Pemerintah Daerah menggelar Lomba Tari Ampa Wayer yang berlangsung semarak di Lobi Kantor Bupati, Selasa (3/6/2025).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Sitaro, Chyntia Kalangit, didampingi suami tercinta Reinol Tumbio, Ketua TP-PKK Sitaro Lesly Makainas-Sasiwu, serta sejumlah pejabat utama Pemkab Sitaro..
Tari Ampa Wayer, sebagai salah satu tarian tradisional khas Sitaro, ditampilkan dengan penuh semangat oleh para peserta.
Lomba ini tidak hanya menjadi ajang pelestarian budaya, tetapi juga mempererat kebersamaan dan semangat kekeluargaan dalam menyambut hari jadi daerah.
- Desa Ciparungsari Gelar FGD Penetapan Status Indeks Desa Tahun 2026 untuk Dorong Pembangunan Berkelanjutan
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Pencanangan Peringatan HUT RI Ke-81 Dan HUT Provinsi Ke-62 : Bersama Gubernur Fun Game Mini Soccer Melawan Tim Kodam XIII Merdeka
- Jelang Hari Kemerdekaan ke-81 RI, PLN UP3 Tahuna Gelar Apel dan Inspeksi Peralatan Guna Pastikan Keandalan Listrik Kepulauan Nusa Utara
Dalam sambutannya, Bupati Chyntia Ingrid Kalangit, S.KM, menegaskan pentingnya melestarikan warisan budaya sebagai bagian dari identitas daerah.
“Tari Ampa Wayer bukan sekadar gerakan, tetapi simbol kebersamaan dan kearifan lokal Sitaro. Melalui lomba ini, kita ingin generasi muda semakin mencintai budaya sendiri sekaligus memupuk kebanggaan sebagai bagian dari masyarakat Sitaro,” ujarnya.
Bupati juga mengapresiasi antusiasme peserta dan panitia yang telah mempersiapkan acara dengan baik.
“Ini adalah bukti bahwa semangat kebudayaan kita tetap hidup dan terus berkembang. Mari jadikan momen HUT ke-18 ini sebagai pengingat untuk terus bergerak maju bersama, untuk Sitaro Masadada” tambahnya.
Lomba Tari Ampa Wayer merupakan salah satu dari serangkaian acara yang digelar dalam perayaan HUT ke-18 Sitaro.
Acara berlangsung meriah dengan dukungan penuh masyarakat dan ditutup dengan pengumuman pemenang lomba.
Dengan digelarnya kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Sitaro berharap dapat terus memupuk kecintaan terhadap budaya lokal sekaligus memperkuat persatuan masyarakat di tengah dinamika pembangunan daerah. (ighel)







