MORUT- Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Morowali Utara (Morut) di ikuti oleh pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Nomor urut 1 Delis Julkarson Hehi dan Djira, serta pasangan calon Bupati Nomor urut 2 Holiliana dan Abudin Halilu.
Yang menariknya berdasarkan info publik pilkada 2020 situs resmi komisi pemilihan umum (KPU), Pilkada 2020. kpu.go.id yang terus melakukan input data C1, terjadi kejar-kejaran persentase dan saling bergantian memimpin antara Nomor urut 1 dan Nomor urut 2.
Melihat kejar-kejaran persentase perolehan suara yang terus berlangsung, maka hasil akhir di prediksi akan terjadi selisih persentase kemenangan yang sangat kecil.
Pasangan Delis-Djira menyatakan menang setelah merekap data dan selisih suaranya kecil. Dari hasil rekap C1 yang dikirimkan para saksi TPS, posisi kemenangan adalah 1.121. Selisih suara yang kecil, membuat sejumlah pihak harus mengawal hasil C1 sampai ke PPK dalam rekapitulasi.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Salah seorang warga Morut yang terus memantau perkembangan di media sosial mengatakan,
“Ada yang menang, ada yang patah hati, kalau lihat persentase bermainnya angka,” ujar Deni seorang warga Morut,Kamis (10/12).
Dari 10 Kecamatan yang tersebar di Morowali Utara, Kecamatan Petasia Barat yang progresnya paling cepat di input, sementara Kecamatan Mori Atas dan Mamosalato yang progres input datanya terlambat, hal ini karena kondisi Daerah di Kabupaten Morut yang memiliki wilayah pegunungan.(Johnny)





