Talaud – Hujan yang terjadi selama 2 hari di lokasi TMMD ke-110 yang berlokasi di desa Mala Timur, kecamatan Melonguane, Kabupaten Kepulauan Talaud,menyebabkan jalan yang sudah ditimbun pun menjadi rusak, saat truk pengangkut timbunan melewati jalan tersebut.
Hal itu dikatakan Anggota Koramil 1312-08/Melonguane Serka Yarit, sebagai pengawas kegiatan TMMD ke-110, kepada media ini, Sabtu (13/03/2021).
Dikatakan Serka Yarit, truk yang membawa timbunan ini sering sekali terhambat karena terjebak di jalan rusak, apalagi hujan turun selama 2 hari di lokasi TMMD. “Sehingga Truk pembawa timbunan yang terjebak di jalan rusak hanya bisa menunggu excavator datang dan menariknya dari lubang.” Tambahnya.
Sementara itu, Dansatgas TMMD Ke-110, Letkol Czi Irwan Guptarochman N.,S.T., M.M, mengatakan pihaknya tetap optimis sasaran TMMD dapat diselesaikan tepak waktu.
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Disiapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
“Walaupun cuaca sering hujan dan mengakibatkan jalan yang sudah di timbun rusak kembali akibat di lewati truk pengangkut material, namun hal itu bukan menjadi halangan bagi satgas TMMD dalam menuntaskan pekerjaan. ” tegas Dansatgas. (JM)






