Minut-Bupati Minahasa Utara Joune Ganda, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr Stella Safitri mengunjungi beberapa Rumah Sakit guna melakukan pengecekan langsung perkembangan kesehatan pasien terdampak selebrasi paskah. Minggu (16/04/2023).
Terkait hal tersebut Safitri mengatakan, dirinya mendampingi Bupati mengunjungi setiap rumah sakit yang merawat pasien terdampak selebrasi Paskah.
“Pagi hari ini, saya mendampingi Bupati, mengunjungi Pasien yang terdampak oleh selebrasi Paskah di beberapa Rumah Sakit”, kata Safitri.
Menurutnya, sejak tadi malam ada beberapa pasien sudah dipulangkan, untuk pasien yang memiliki penyakit bawaan masih dirawat hingga kondisi memungkinkan untuk pulang dan melakukan rawat jalan.
“Kami sudah meminta keterangan kepada tenaga kesehatan, dan dokter jaga, meskipun harus melayani banyak pasien secara serentak dengan keterbatasan fasilitas, tetapi mereka memberdayakan setiap ruangan sehingga dapat melayani setiap pasien dengan baik,” ungkapnya.
Adapun Penatua Joune Ganda yang juga Bupati Minahasa Utara mengatakan saat kejadian panitia khususnya tim medis langsung bergerak bersama pihak Rumah Sakit dalam membantu korban untuk mendapatkan pertolongan.
“Pada prinsipnya sejak kejadian ini panitia khususnya tim medis langsung bergerak membantu pihak RS dalam memberikan tindakan medis yang di butuhkan”, Bupati Joune Ganda.
Soal pemberitaan dimedsos yang mengatakan terjadi kekacauan dan keributan di rumah sakit, JG menegaskan kejadian di 4 Rumah sakit itu dikarenakan banyaknya pasien yang datang hingga menimbulkan kepanikan keluarga dan teman pasien.
”Yang jelas kondisi pelayanan di 4 rumah sakit itu bukan kekacauan atau keributan seperti beredar di medsos, akan tetapi hal itu di sebabkan karena faktor kedatangan para pasien secara serentak dalam jumlah yang banyak serta ada unsur kepanikan keluarga dan teman-teman remaja yang sakit” tegas JG.
Sedangkan terkait isu pasien yang di pungut biaya, dia menjelaskan pasien tersebut tidak terdaftar BPJS sehingga harus mengikuti prosedur rumah sakit dengan membayar biaya pengobatan, namun panitia langsung menganti semua biaya yang dikeluarkan keluarga pasien.
”Puji TUHAN semua telah terkondisikan dengan baik, dari sisi teknis medis, biaya yang ditimbulkan semua telah sesuai prosedur dan telah diatasi oleh panitia pelaksana bekerja sama dengan Dinas terkait di jajaran Pemkab Minut” ungkap Joune Ganda.
Terpisah, orang tua salah satu pasien yang ikut selebrasi Paskah mengucapkan terima kasih atas penangan pihak rumah sakit yang profesional.
“Terima kasih anak saya sudah ditangani dengan baik, saat ini sudah bisa pulang dan tidak dipungut biaya sedikitpun”, ujarnya.
Berikut Jumlah Pasien Yang dirawat:
Rs Walanda Maramis 55 Pasien
Rs Lembean 125 Pasien
Rs Tonsea 21 Pasien
Rs Sentra 28 Pasien
Total yang dirawat 229 Pasien. (***)















