Manado – Rekan-rekan Jurnalis Independen Pemprov Sulut (JIPS) kaget dan tidak menyangka rekan seprofesi Ryo Noor meninggal dunia di usia 37 tahun.
Dipimpin Kabid Informasi dan Komunikasi Publik, Dinas Kominfo dan Persandian Provinsi Sulut Christian Iroth, puluhan wartawan JIPS menyambangi rumah duka almarhum, di Desa Wasia, Kecamatan Kakas Barat, Kabupaten Minahasa, Sabtu (11/03/2023).
Banyak cerita dan kenangan dengan almarhum semasa hidup. Hal ini diceritakan teman-teman JIPS ketika melihat jenazah almarhum yang sudah terbaring kaku.
Mereka sangat bersedih sampai meneteskan air mata saat mengingat kebaikan almarhum ketika menolong teman-teman.
- Tiga Pejabat Pemprov Sulut Dilantik, Gubernur Yulius Harapkan Bangun Sinergi Yang Lebih Kuat Antar Instansi
- Gorontalo Tuntas Terang, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo, Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo Capai 100 Persen
- Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Wawali Richard Sualang Bagikan Bendera Merah Putih kepada Masyarakat
Almarhum juga orangnya humble, peduli dengan teman-teman, pekerja keras. Ketika mendapatkan penugasan liputan, tidak mengeluh selalu menjalankan tugasnya penuh tanggung jawab.
“Selamat jalan sahabat dan saudaraku. Semoga segala amal ibadahmu diterima di sisi Tuhan,” ungkap teman-teman JIPS.
Diketahui, almarhum wartawan senior Tribun Manado, menjadi korban tabrak lari sekitar pukul 04.30 Wita di Tompaso Dua, Sabtu (11/03/2023).
Kemudian Ryo di bawah lari di Rumah Sakit Budi Setia Langowan Barat, namun sayangnya nyawanya sudah tidak tertolong. (*)






