Morut -Pasca kerusuhan di kawasan Industri Gunbuster Nickel Industri (GNI) di Kabupaten Morowali Utara yang mengakibatkan adanya korban jiwa yang terjadi pada hari Sabtu tanggal 14 Januari 2023 dan berhasil diredam personel gabungan TNI Polri hingga Minggu dini hari (15/1/2023) tersebut. Kapolres Morowali Utara berikan santunan kematian kepada keluarga korban.
Kapolres Morowali Utara AKBP Imam Wijayanto, S.I.K., M.H melalui Bripka Rahmat Ikhtiar Bhabinkamtibmas desa Baruga Polsek Pa’jukukang Polres Bantaeng Polda Sulawesi Selatan memberikan santunan kematian kepada keluarga almarhum Muhammad Samsul yang harus merenggang nyawa pada kerusuhan di Kawasan Industri PT.GNI.
Pemberian santunan ini merupakan bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Morowali Utara kepada para korban kerusuhan yang terjadi di PT.GNI.
“Kita semua turut prihatin dan berduka cita atas peristiwa yang terjadi di kawasan PT. GNI tersebut sehingga merenggut korban jiwa. Kami dari Polres Morowali Utara turut berbela sungkawa dan memberikan sedikit bantuan, guna meringankan beban keluarga almarhum. Ini sebagai bentuk kepedulian Polri khususnya Polres Morowali Utara terhadap para korban” ucap Kapolres.
- 5 Fraksi Sampaikan Pendapat Akhir, DPRD Bitung Sahkan Penyertaan Modal 60 Miliar Ke Perumda Air Duasudara
- Bupati Delis Akan Lantik 36 Kades Terpilih, Ini Daftar Selengkapnya
- Wujudkan Mimpi, Nyalakan Harapan: PLN UP3 Luwuk Hadirkan Terang Melalui Program Light Up The Dream di Momen Hari Pelanggan Nasional 2026
Almarhum Muhammad Samsul merupakan karyawan PT. GNI yang bekerja sebagai sopir tronton yang tewas pada kerusuhan di Kawasan Industri PT. GNI.
Korban diberangkatkan dari Kabupaten Morowali Utara pada hari Selasa (17/1/2023) setelah menjalani proses outopsi di RSUD Kolonodale dan almarhum tiba di rumah kakeknya pada hari Rabu (18/1/2023) pukul 14.31 Wita untuk disemayamkan dan di makamkan di pekeburan umum di desa Baruga Kecamatan Pa’jukukang Kabupaten Bantaeng Provinsi Sulawesi Selatan. (*/John)







