Morut-Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Morowali Utara (Morut), IM Arief Ibrahim SH MKn, menggelar kegiatan reses masa sidang tahun 2025 di Desa Tompira, Kecamatan Petasia Timur, Senin (01/09/2025).
Kegiatan yang dilaksanakan di rumah salah satu Konstituen tersebut, juga menjadi ajang silaturahmi sekaligus penjaringan aspirasi masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Arief Ibrahim yang membidangi Pendidikan, Kesehatan, dan Kesejahteraan Desa, menegaskan komitmennya untuk tetap dekat dengan masyarakat.
“JAS MERAH, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Saat kampanye saya pernah duduk melantai di rumah ini, dan kini setelah menjadi anggota legislatif saya kembali hadir di rumah ini,” ujarnya.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
Baca : Gelar Apel Pagi,Wabup Djira Minta ASN di Morut Bijaksana Bermedsos
Ia menyampaikan program prioritas sesuai visi-misi Bupati Delis dan Wabup Djira (DIA), khususnya di sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan desa.
Sejumlah aspirasi masyarakat juga ditampung, antara lain terkait pelaksanaan program infrastruktur desa yang menjadi kewenangan dinas teknis.
Selain itu, kelompok-kelompok usaha di Desa Tompira, turut menyampaikan masukan, baik yang sudah tersentuh maupun yang belum tersentuh melalui program Bantuan Keuangan Khusus (BKK).
Baca : Usai Apel, Kantah ATR/BPN Morut Gelar Penandatanganan Pakta Integritas
Politisi Muda Partai Hanura Morut, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban (Kamtibmas) serta tidak mudah terprovokasi dengan situasi nasional saat ini.
“Kita harus menjaga kedamaian bersama, demi kelangsungan pembangunan di daerah,” katanya.
Menutup reses, ia menyampaikan optimisme bahwa pada 2026 Pemerintah Daerah ( Pemda) akan lebih fokus pada peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta memperkuat forum CSR dan Rencana Induk Pembangunan dan Pengembangan Industri (RIPPM) khususnya di wilayah Petasia Timur. (*)







