Tomohon,-Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Realisasi APBD Tahun 2025 yang digelar secara virtual pada Kamis (8/5/2025).
Rakor ini diikuti jajaran Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Tomohon.
Dalam rapat, disampaikan evaluasi terhadap capaian realisasi pendapatan dan belanja seluruh daerah, baik di tingkat provinsi, kabupaten, maupun kota.
Realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Tomohon menempati posisi 20 besar secara nasional.
- Reses Irene Golda Pinontoan Perkuat Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Mendorong Pembangunan Kota Manado
- Reses Vionita Kuera di Kampung Kawahang, Perkuat Sinergi Masyarakat dan Pemerintah untuk Percepatan Pembangunan Kepulauan
- Gelar Reses II Tahun 2026, Ini Aspirasi yang Dijaring Anggota DPRD Provinsi Sulut
Selain Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) juga masuk dalam kategori 20 besar realisasi APBD di tingkat provinsi secara nasional.
“Menurut data yang dipaparkan Kemendagri, capaian realisasi pendapatan Provinsi Sulut mencapai 25,13 persen, sedangkan Kota Tomohon mencapai 28,82 persen dari proyeksi pendapatan dalam APBD Tahun Anggaran 2025,” ujar Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kota Tomohon, Christo Kalumata.
Dengan capaian tersebut, diketahui Provinsi Sulut dan Kota Tomohon berhasil masuk dalam jajaran 20 besar daerah dengan realisasi pendapatan tertinggi di Indonesia. (Red)






