Bitung-Wakil Walikota Bitung, Randito Maringka, S. Sos mengatakan, kehadiran gedung Markas Komando Satuan Pertahanan Pangkalan (Mako Sathantai) Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VIII di kota Bitung, memperkuat maritim Indonesia.
Hal itu dikatakan Maringka saat menghadiri penersmian Mako Sathantai Kodaeral VIII, Rabu,(3/4/2026). “Kehadiran Mako Sathantai ini diharapkan menjadi tonggak baru dalam memperkuat sistem pertahanan maritim nasional sekaligus mempererat kolaborasi antara TNI Angkatan Laut dan pemerintah Kota Bitung dalam mendukung pembangunan daerah dan menjaga stabilitas kawasan,” kata Maringka saat membacakan sambutan Walikota.
Pada kesempatan tersebut, Maringka menegaskan bahwa peresmian gedung tersebut merupakan momentum penting dalam mendukung transformasi organisasi TNI Angkatan Laut melalui perubahan nomenklatur dari Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) VIII menjadi Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) VIII, serta perubahan Yonmarhanlan menjadi Sathantai.
“Perubahan ini bukan sekadar pergantian nama atau struktur organisasi, melainkan bagian dari langkah strategis TNI Angkatan Laut untuk meningkatkan efektivitas, profesionalisme, serta kesiapsiagaan satuan dalam menghadapi berbagai tantangan pertahanan maritim yang semakin kompleks,” ujar mantan anggota DPRD kota Bitung ini.
Menurutnya, transformasi kelembagaan tersebut menunjukkan komitmen kuat TNI Angkatan Laut dalam memperkuat peran dan kapasitasnya menjaga kedaulatan negara, khususnya di kawasan timur Indonesia yang memiliki posisi strategis dalam pembangunan nasional.
Sebagai kota pelabuhan dan salah satu gerbang ekonomi di kawasan timur Indonesia, Kota Bitung memiliki hubungan yang erat dengan keberadaan TNI Angkatan Laut. Selama ini, sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kota Bitung dan jajaran TNI AL dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam menjaga stabilitas keamanan wilayah, mendukung kelancaran aktivitas pelabuhan, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pembangunan dan investasi.
“Atas nama Pemerintah Kota Bitung dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI Angkatan Laut yang terus menunjukkan dedikasi dan pengabdian terbaik bagi bangsa dan negara,” tandasnya.
Pemerintah Kota Bitung kata Wawali Maringka meyakini bahwa kehadiran fasilitas baru tersebut akan semakin mendukung optimalisasi pelaksanaan tugas-tugas pertahanan dan keamanan maritim, sekaligus memperkuat peran Sathantai Kodaeral VIII dalam menjaga kedaulatan laut Indonesia.
Lanjur dikatakannya, momentum peresmian ini menjadi pengingat bahwa menjaga keamanan dan ketahanan wilayah merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, dan masyarakat perlu terus diperkuat demi mewujudkan Kota Bitung yang aman, maju, sejahtera, dan harmonis.
Prosesi peresmian ditandai dengan penekanan tombol sirene oleh Komandan Kodaeral VIII, Laksamana Muda (Laksda) TNI Dery Triesananto Suhendi, S.E., M.Tr.Opsla, didampingi Komandan Sathantai Kodaeral VIII, Kolonel Laut (P) Shodikin, M.Tr.Opsla, bersama Wakil Wali Kota Bitung, Randito Maringka, S.Sos.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Emy Poerwati Dery, selaku Ketua Daerah Kodaeral VIII Gabungan Jalasenastri Republik Indonesia (GJK RI), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta forum lintas sektoral Kota Bitung. (hzq)








