Manado – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) mengelar Ibadah Natal Tahun 2021 di Jemaat GMIM Senggigihilang Bailang, Kecamatan Bunaken, Manado, Senin (27/12/2021).
Ibadah Natal PWI Sulut ini diwarnai dengan pelaksanaan kegiatan Bakti Sosial (Baksos) kepada sejumlah wartawan dan jemaat Sengigihilang Bailang.
Ibadah dipimpin oleh Ketua BPMJ Jemaat GMIM Sengigihilang Bailang Pdt Dr Feiby Lumanouw, dalam khotbah Natal mengingatkan medisiasi perdamaian Tuhan dengan manusia melalui kelahiran Mesias.
Tuhan memakai para gembala dan orang majus untuk memberitakan kelahiran Yesus Kristus. Saat itu gembala merupakan kelompok marginal dan terpinggirkan.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
Mereka harus menyampaikan pesan tentang perdamaian dan mewartakan berita yang benar tetap benar tentang Yesuslah yang menjadi juru slamat kita, tambah Pendeta Feybe yang juga Bendahara PWI Sulut ini.
Bertolak dari iman kepada Yesus, ucapnya, wartawan yang terhimpun dalam Persatuan Wartawan Indonesia Sulawesi Utara hendaknya meneladani sikap pewarta para gembala untuk mewartakan kebenaran tetap menjadi benar. “Jangan memberitakan yang benar menjadi salah,” tegasnya.
Wartawan perlu menjaga konsisten kebenaran tetap benar seperti yang diperlihatlan para gembala. Sebab Tuhan meletakkan kepercayaan kepada setiap orang dengan tidak pernah melupakan kasihNya.
Ibadah Natal dilanjutkan dengan pasangan lilin natal oleh sejumlah wartawan.
Turut dihadiri Ketua PWI Sulut Drs Voucke Lontaan, Sekretaris PWI Sulut Merson Simbolon, Penasehat Ny Juddy Goni Lapian, SH, para Ketua Bidang Lusy Loindong, Treise Loindong, Yayuk Wullur Ms, Ketua IKWI Sulut Ria Marbun, Sekretaris IKWI Yuli Tuwo dan lainnya.
Berbagai atraksi seni orkesta musik Jemaat Sengigihilang Bailang mewarnai pula perayaan Natal, mengumandangkan lagu-lagu malam Natal. (*)





