Molino-Bupati Morowali Utara Delis J. Hehi, hari Jumat (26/5), meresmikan penggunaan gedung Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Molino di Kecamatan Petasia, yang dinilai sebagai gedung Puskesmas termegah di daerah penghasil nikel ini.
Gedung berlantai dua ini dibangun sejak tahun anggaran 2021 menghabiskan anggaran lebih Rp 6 miliar.
PKM ini dipersiapkan menjadi Puskesmas plus yang dapat melayani rawat inap dengan daya tampung 14 pasien terdiri atas 6 pasien laki-laki, 6 pasien perempuan dan dua pasien anak.
Puskesmas Molino telah memiliki enam orang dokter umum dan dokter gigi serta puluhan tenaga paramedis dan staf pendukung lainnya.
- Pemprov Sulut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Kebakaran Hutan dan Lahan, Gubernur Yulius Minta Semua Pihak Harus Sigap dan Waspada
- Kansil Pimpin Rapat Paripurna Perubahan KUA PPAS 2026, Pendapatan Bertambah 33,9 M, Belanja Bertambah 40,4 M
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
Bupati Delis meminta kepada jajaran Puskesmas Molino agar memberikan pelayanan prima kepada masyarakat agar seimbang dengan bangunan gedungnya yang megah.
Keberadaan Puskesmas ini sangat strategis karena terletak di kawasan pertambangan nikel dan perkebunan dan industri kelapa sawit.
Selain meresmikan Puskesmas Molino, Bupati yang didampingi Kadis Kesehatan Alnoberniat Danampe dan belasan Kepala OPD juga meresmikan Puskesmas Pembantu (Pustu) Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur setelah melaksanakan Buka Desa (Bupati Berkantor di desa) yang berlangsung di Balai Desa Bungintimbe.
Di sela kegiatan Buka Desa yang dihadiri Wabup H. Djira ini, bupati juga menyerahkan bantuan bibit ikan nila kepada keluarga berpenghasilan rendah dan berpotensi stunting yang menjadi sasaran Gerakan pemanfaatan lahan pekarangan (Gempar) di Desa Pebooa serta meresmikan rumah keluarga berpenghasilan rendah yang direnovasi melalui program bantuan stimulan perumahan swadaya Dinas PUPR. (*/John)







