Ilustrasi (Foto Ist.)
Bunta– Pada hari Kamis, 22 Desember 2022, pukul 03.57 WITA telah terjadi kebakaran akibat ledakan tungku di Smelter 2 milik PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) yang mengakibatkan dua karyawan NS (20) dan MD (20) meninggal dunia. Menanggapi hal tersebut, Head of Human Resources and General Affairs PT GNI Muknis Basri Assegaf mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban.
“Kami turut prihatin atas kejadian yang terjadi dan berbelasungkawa kepada keluarga korban yang ditinggalkan. Ini duka yang mendalam bukan hanya bagi keluarga korban, tapi bagi seluruh keluarga besar PT GNI,” ungkap Muknis dalam keterangan resmi, Jumat (23/12/2022).
Muknis mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk membantu proses penanganan kejadian ini dengan mendampingi keluarga korban dari rumah sakit hingga proses pemakaman, mulai dari membantu proses administrasi hingga bantuan berupa santunan untuk keluarga korban.
“Selain itu, langkah cepat yang diambil perusahaan saat ini adalah melakukan evaluasi menyeluruh pada sistem kerja di area smelter selama masa pemeriksaan,” terangnya.
- Akrab dan Penuh Rasa Syukur, Warga RT 04 Desa Lebak Anyar Gelar Syukuran Bersama Bhabinkamtibmas dan Tokoh Masyarakat
- Meriah dan Penuh Kehangatan, Warga RT 16 Lebak Anyar Gelar Lomba Pukul Plastik Peringati HUT ke-81 RI
- Piala Soeratin U-17 Perebutkan Trofi Gubernur Sulut, PSKT Tomohon Jadi Tuan Rumah
Lebih lanjut lagi, Muknis mengatakan pihaknya akan lebih mengetatkan beberapa prosedur keamanan dan keselamatan di seluruh lini produksi perusahaan yang lain untuk mencegah kejadian serupa terjadi di masa mendatang.
“Ini semua merupakan komitmen dari perusahaan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan seluruh karyawan yang bekerja di PT GNI sekaligus upaya dari kami agar peristiwa memilukan seperti ini tidak sampai terulang di kemudian hari,” pungkasnya. (VAN)







