Manado – Meski bukan daerah pertanian yang besar, kerinduan Wali Kota G.S Vicky Lumentut untuk memaksimalkan potensi pertanian di Kota Manado serta meningkatkan kesejahteraan para petani sangatlah besar.
Keinginan tersebut diwujudnyatakan lewat Gerakan “Manado Ba Kobong” yang dicetuskan oleh Walikota DR. Ir. G.S Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA, di Kompleks Pentacostal Center, Kelurahan Buha, Kecamatan Mapanget pada Jumat (28/2/2020) silam.
Sejak dicanangkan, lahan milik Pemkot Manado yang ditanami jagung, cabe dan berbagai tanaman lain, sudah berulang kali dipanen sehingga telah menunjukan hasil. Jadi tidak heran, program cerdas tersebut saat ini telah menjadi role model untuk berbagai pihak.
Kepolisian, TNI, Lapas, pihak swasta, rumah ibadah dan berbagai lapisan masyarakat mulai dengan dukungan dari Pemkot Manado, mulai memanfaatkan lahan kosong di pekarangan rumah atau lahan yang belum digarap untuk ditanami berbagai tanaman.
- Peringatan HUT Kemerdekaan RI Ke-81, Gubernur Yulius : Kemerdekaan Harus Diisi Dengan Kerja Nyata
- Walikota Hengky Honandar Bertindak Irup Peringatan HUT RI di Kota Bitung, Ketua DPRD Baca Teks Proklamasi, Formasi 81 Jadi Perhatian
- Ketua POLA Bitung Sebut HUT RI Adalah Momentum Mengingat Jasa Para Pahlawan
“Mari, ASN, THL dan kelompok tani di Kota Manado, kita manfaatkan lahan tidur yang ada termasuk pekarangan rumah kita, untuk bercocok tanam dengan harapan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatkan pendapatan dari kelompok tani yang ada di Kota Manado,” ujar Walikota
Di lain pihak, seakan tahu pandemi Covid-19 akan berdampak signifikan bagi perekonomian, Gerakan “Manado Ba Kobong” ini menjadi salah satu strategi ampuh untuk menjaga ketahanan pangan di tengah pandemi.
“Bila ini sudah jalan, kita bisa memenuhi kebutuhan pangan kita sendiri di tengah pandemi ini. Tidak perlu lahan besar, pekarangan kita bisa manfaatkan, jika tidak punya pekarangan kita bisa gunakan polybag,”terang Walikota
Selain untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, ia menyebut, program ini jika dikelola dengan serius bisa menjadi sumber pendapatan baru, sekaligus menciptakan masyarakat yang lebih mandiri.
“Kita ingin masyarakat Kota Manado menjadi masyarakat yang produktif, mandiri dan sejahtera di tengah pandemi di era adaptasi kebiasan baru “ujar Walikota kembali. (*/JM)








