Jakarta – Sampai kini kepolisian masih terus menyelidiki secara mendalam terkait dugaan kasus korupsi yang dilakukan oleh PT. ASABRI.
Hal tersebut disampaikan Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Argo Yuwono di Jakarta, Selasa (21/01/2020).
“Dittipikor dan Dittipideksus Bareskrim serta Ditreskrimsus Polda Metro Jaya sedang melakukan langkah-langkah verifikasi dan penyelidikan dan akan dilakukan pengecekan terhadap perkembangan berikutnya,” ungkapnya, seperti di lansir Esensinews.com.
Sebelumnya, isu bahwa PT. ASABRI melakukan tindak pidana korupsi menjadi perhatian publik, setelah Menkopolhukam Mahfud MD mengeluarkan pernyataan bahwa adanya korupsi di PT. ASABRI hingga 10 triliun.
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
- Dukung Pariwisata Global, PLN Siagakan Personel dan Backup Kelistrikan Berlapis di Likupang Tourism Festival 2026
Dalam dugaan isu yang beredar luas bahwa PT. ASABRI melakukan tindak pidana korupsi, pihak kepolisian mendalami penyelidikan dan pengumpulan data dugaan isu yang beredar tersebut bersama-sama dengan intansi pemerintah terkait.
Saham-saham milik PT. ASABRI dikabarkan mengalami penurunan sepanjang 2019, penurunan harga saham di portofolio milik PT. ASABRI bahkan terjadi mencapai 90%.
Terkait dugaan ini, Sekretaris PT. ASABRI Djoko Rachmadhy menuturkan strategi investasi ASABRI berjalan sesuai dengan rekomendasi dari komite investasi yang sudah mempertimbangkan aspek regulasi dan tata kelola perusahaan.
Sementara, Argo menyatakan tahapannya baru ke proses verifikasi, penyelidikan yang tentu saja langkah-langkah dan progresnya akan dilihat ke depan, akan dikerjakan langsung oleh tim yang dipimpin Kabareskrim. (Red)





