SITARO-Plt Bupati Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Heronimus Makainas, SE, MM, mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca ekstrem yang belakangan terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Sitaro.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya potensi hujan dengan intensitas tinggi, angin kencang, gelombang laut tinggi, hingga ancaman tanah longsor dan banjir bandang di sejumlah wilayah.
Plt Bupati mengatakan masyarakat, khususnya yang tinggal di daerah rawan bencana, diminta lebih waspada dan segera mengambil langkah antisipasi guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat agar tetap berhati-hati dan selalu memperhatikan kondisi cuaca yang terjadi saat ini. Keselamatan harus menjadi prioritas utama,” ujar Heronimus Makainas. Senin, (25/05/26).
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
- Diapkan Jadi Ahli Metalurgi, Bupati Delis Antar 10 Putra-Putri Terbaik Morut ke ITD Sumut
- Sekwan Niklas Silangen Menghadiri Acara Pelantikan Dan Pengambilan Janji Jabatan Tinggi Pratama Di Lingkungan Pemprov Sulut : Turut Berikan Ucapan Selamat
Ia secara khusus meminta para nelayan untuk lebih memperhatikan kondisi gelombang dan cuaca sebelum melaut. Menurutnya, aktivitas pelayaran maupun penangkapan ikan sebaiknya ditunda apabila kondisi laut dinilai tidak aman.
“Khusus para nelayan dan pengguna transportasi laut, kami meminta agar tidak memaksakan diri melaut ketika cuaca buruk dan gelombang tinggi terjadi. Utamakan keselamatan,” katanya.
Selain itu, masyarakat yang berada di wilayah perbukitan dan bantaran sungai juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi tanah longsor dan banjir bandang akibat curah hujan yang tinggi.
Plt Bupati juga menginstruksikan seluruh pemerintah kecamatan, kampung, serta instansi terkait untuk terus memantau perkembangan kondisi cuaca dan aktif memberikan informasi kepada masyarakat.
Ia berharap masyarakat tetap tenang, namun tidak mengabaikan potensi bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Pemerintah daerah terus melakukan pemantauan dan koordinasi bersama instansi terkait. Kami berharap masyarakat tetap siaga, saling menjaga, dan segera melapor apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” tutup Makainas.(*)








