Sumut,24 November 2025-Cuaca ekstrem yang memutus jalan, merendam pemukiman, dan memicu longsor di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga sejak Senin malam (24/11/2025) lalu, langsung melumpuhkan infrastruktur kelistrikan PLN, dan memaksa seluruh tim lapangan bekerja di tengah kondisi yang sangat terbatas.
Manager PLN UP3 Sibolga, Bachtiar, mengatakan bahwa banjir menggenangi sejumlah gardu hubung, beberapa tiang distribusi patah terseret arus, serta jaringan listrik terganggu akibat material longsor yang menutup jalur.
Ia menjelaskan bahwa akses menuju banyak titik kerusakan masih tertutup banjir dan timbunan sehingga tim hanya bisa bergerak ke lokasi yang benar-benar aman sambil tetap memprioritaskan perlindungan terhadap masyarakat dan pekerja.
“Tim kami sudah bergerak menuju beberapa titik gangguan, namun terdapat lokasi yang masih tergenang dan tidak dapat dilalui, demi keselamatan petugas dan masyarakat perbaikan baru dapat dilakukan setelah kondisi benar-benar memungkinkan,” ujar Bachtiar, dikutip Sabtu (29/11/2025).
- DPC PA GMNI Purwakarta Sukses Gelar Konfercab III, Willman Supondho Akbar, SH. MH Nahkodai Kepengurusan Baru
- Peringati HAN Ke-42 Tahun 2026 : Gubernur Yulius Menyerukan Penguatan Ruang Aman Bagi Anak Baik Di Lingkungan Fisik Maupun Di Ruang Digital
- Bupati FDW Bersama Forkopimda Hadiri Ibadah Pemakaman Almarhum Farry Repi dari Keluarga Repi-Sangkoy di Ranomea
PLN telah menetapkan Status Siaga Kelistrikan dan mengerahkan tim asesmen ke seluruh wilayah terdampak untuk melakukan identifikasi kerusakan, isolasi jaringan, serta penanganan darurat di titik yang dinilai aman.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Mundhakir, menekankan bahwa keselamatan publik adalah prioritas utama sebelum seluruh proses pemulihan dilaksanakan.
“Banjir dan longsor yang terjadi di Tapanuli Tengah dan Sibolga membutuhkan kewaspadaan penuh, PLN memastikan seluruh penanganan dilakukan secara terukur mengutamakan keselamatan masyarakat dan pekerja serta mengikuti standar operasi keselamatan yang ketat sebelum memulihkan jaringan,” ucap Mundhakir.***








