Jakarta-16 Oktober 2025-PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya terus menunjukkan komitmennya dalam membangun ekosistem kendaraan listrik berbasis energi bersih. Melalui kolaborasi dengan PT Adhi Commuter Property, PLN bersama Pemerintah Kota Jakarta Timur meresmikan penambahan 3 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kawasan LRT City Ciracas, terdiri dari 1 unit _Ultra Fast Charging_ dan 2 unit _Medium Charging_.
Dengan penambahan ini, jumlah SPKLU di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya telah mencapai 532 unit charger yang tersebar di 285 lokasi, termasuk 130 charger di wilayah Jakarta Timur. Peresmian dilakukan secara simbolis melalui pengguntingan pita dan uji coba pengisian daya kendaraan listrik langsung di lokasi.
General Manager PLN UID Jakarta Raya, Moch. Andy Adchaminoerdin, menegaskan bahwa kehadiran SPKLU ini adalah langkah nyata PLN dalam mendukung transisi energi nasional.
“Kami sadar bahwa transisi menuju energi bersih bukan sekadar gaya hidup, tetapi kebutuhan strategis untuk masa depan Jakarta. Dengan 532 SPKLU di Jakarta dan sekitarnya, PLN siap mendorong perubahan menuju kota yang lebih hijau, modern, dan rendah emisi,” ungkap Andy Adcha.
- Wali Kota Caroll Senduk Pimpin Apel Gelar Pasukan, Pastikan Kesiapan Pengamanan TIFF 2026
- Wali Kota Caroll Senduk dan Wakil Wali Kota Sendy Rumajar Audiensi dengan Kajati Sulut, Perkuat Dukungan untuk Sukseskan TIFF 2026
- Jelang HUT RI ke-81: Bentangkan Kabel Laut 1,95 KMS, PLN Nyalakan Listrik Perdana di Pulau Dudepo dan Tuntaskan 100 Persen Rasio Desa Berlistrik Provinsi Gorontalo
PLN memastikan bahwa seluruh SPKLU telah terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile, memudahkan masyarakat dalam melakukan pengisian daya secara transparan, fleksibel, dan _real-time_. Fitur “refund otomatis” juga disiapkan bila pengisian dihentikan sebelum penuh, menambah kenyamanan pengguna.
Acara ini menjadi langkah konkret kolaborasi lintas sektor dalam memperluas akses terhadap infrastruktur kendaraan listrik. PLN pun mengajak seluruh masyarakat dan pelaku bisnis untuk turut mendukung gerakan menuju Indonesia Net Zero Emission 2060. ***








