PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik Tanpa Kedip pada Selebrasi Paskah Pemuda GMIM 2026

Manado-PT PLN (Persero) melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Manado berhasil memastikan seluruh rangkaian Selebrasi Paskah Pemuda Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Tahun 2026 berjalan dengan aman dan lancar. Dengan kesiagaan penuh, PLN menjaga keandalan pasokan listrik di lokasi utama kegiatan, Lapangan Sindulang Mas, Manado, serta titik-titik keramaian massa di sekitarnya.

Kegiatan akbar yang mempertemukan ribuan pemuda dari berbagai wilayah di Sulawesi Utara ini menjadi prioritas utama PLN dalam memberikan pelayanan kelistrikan yang prima. Hal ini selaras dengan misi perusahaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan keagamaan dan momentum besar daerah.

General Manager PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo), Usman Bangun, menyatakan bahwa keberhasilan pengamanan listrik ini merupakan hasil dari koordinasi yang solid dan persiapan teknis yang matang jauh sebelum hari pelaksanaan.

“Kami menyadari bahwa Selebrasi Paskah Pemuda GMIM adalah momentum sakral sekaligus ajang kebersamaan yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Oleh karena itu, PLN hadir memastikan bahwa kenyamanan ibadah dan kemeriahan selebrasi tidak terganggu oleh kendala kelistrikan. Kami berkomitmen memberikan layanan ‘Zero Down Time’ atau tanpa kedip demi suksesnya acara ini,” ungkap Usman.

Usman juga menambahkan bahwa keberhasilan ini tak lepas dari sinergi antara PLN dengan seluruh pemangku kepentingan. “Apresiasi kami berikan kepada seluruh tim di lapangan dan panitia pelaksana yang telah berkolaborasi dengan sangat baik dalam memetakan kebutuhan daya di lokasi acara,” tambahnya.

Di tingkat operasional, Manager PLN UP3 Manado, Revi Aldrian menjelaskan bahwa pihaknya telah mengerahkan personel siaga yang tersebar di titik-titik krusial. Selain penyiagaan personel 24 jam, PLN juga menyiagakan peralatan pendukung seperti Uninterruptible Power Supply (UPS), Unit Gardu Bergerak (UGB), dan genset sebagai cadangan pasokan utama.

“Langkah antisipatif telah kami lakukan mulai dari inspeksi jaringan penyulang, pembersihan ruang bebas di sekitar kabel transmisi, hingga pengecekan beban secara real-time selama acara berlangsung. Kami memastikan seluruh peralatan pendukung berfungsi optimal sehingga jika terjadi gangguan pada jaringan utama, pasokan listrik dapat dialihkan secara otomatis dalam hitungan detik,” terang Revi.

Dukungan penuh dari PLN ini mendapat apresiasi langsung dari pihak panitia pelaksana. Ketua Komisi Pelayanan Pemuda Sinode GMIM, Rio Dondokambey, menyampaikan terima kasih atas dedikasi petugas PLN yang berjaga di lokasi demi kelancaran acara.

“Kami sangat berterima kasih atas dukungan penuh yang diberikan oleh PLN. Kehadiran listrik yang stabil sangat krusial bagi kesuksesan tata suara, pencahayaan, serta kenyamanan seluruh peserta yang hadir dari berbagai daerah. Dukungan ini membuat kami dapat fokus sepenuhnya pada makna spiritual dari perayaan Paskah ini,” ungkap Rio.

Dengan berakhirnya rangkaian acara ini, PLN terus berkomitmen untuk senantiasa mendukung geliat kegiatan masyarakat dan pembangunan daerah melalui penyediaan energi listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan. (*T3)

Loading