Tomohon, 16 April 2026-Pemerintah Kota Tomohon yang diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah, Drs. O.D.S. Mandagi, MAP, menghadiri kegiatan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) melalui Program Desa Siaga Bencana yang dilaksanakan di Kelurahan Kinilow dan Kinilow Satu.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Kelurahan Kinilow I tersebut diawali dengan sambutan dari General Manager Unit Induk Distribusi Suluttenggo melalui Manager Komunikasi dan TJSL, Noven Koropit. Dalam kesempatan itu, pihak PLN menegaskan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana.
Selanjutnya, sambutan Wali Kota Tomohon yang diwakili O.D.S. Mandagi menyampaikan apresiasi atas inisiatif PLN dalam menghadirkan program yang dinilai strategis untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat di wilayah rawan bencana.
“Program ini menjadi langkah konkret dalam membangun kesadaran dan kesiapan masyarakat menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya di wilayah Kinilow yang memiliki kerentanan terhadap aktivitas gunung api,” ujar Mandagi.
- Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Dan Wabah Penyakit Menular : Instrumen Hukum Penting Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Darurat Kesehatan
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Manager PLN UID Kota Tomohon Nuryadin, Kepala Balai Pemantauan Gunung Api dan Mitigasi Bencana Gerakan Tanah Sulawesi-Maluku Juliana D.J. Rumambi, ST, perwakilan Basarnas Provinsi Sulawesi Utara Vicko Kaesang, serta Kepala Pelaksana BPBD Kota Tomohon Hengky Supit, SIP, bersama jajaran Pemerintah Kota Tomohon dan undangan lainnya.
Program Desa Siaga Bencana ini diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat dalam upaya mitigasi dan penanggulangan bencana secara terpadu di Kota Tomohon. (*/Red)







