Palu-PT PLN Persero) terus menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di Sulawesi Tengah.
Melalui program Tanggung Jawab sosial dan lingkungan (TJSL), PLN UP3 Palu menyerahkan bantuan sarana digitalisasi pendidikan sekaligus menyelenggarakan pelatihan bagi tenaga pendidik di SMA Negeri 2 Palu untuk mendukung transformasi pembelajaran berbasis teknologi.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo), Usman Bangun menegaskan, program TJSL itu merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat fondasi pembangunan bangsa melalui sektor pendidikan.
“Pendidikan merupakan pilar utama dalam menciptakan SDM yang berkualitas dan berdaya saing. Melalui program TJSL, PLN ingin menghadirkan nilai tambah (shared value) bagi masyarakat dengan mendukung transformasi pendidikan yang modern dan adaptif terhadap perkembangan zaman,” ujar Usman, Kamis (16/7/2026).
“Kami berharap bantuan ini tidak hanya meningkatkan kualitas proses belajar mengajar di kelas, tetapi juga memperkuat sinergi antara PLN dan dunia pendidikan untuk mencetak generasi unggul masa depan,” jelasnya menambahkan.
Penyerahan bantuan yang berlangsung di Ruang Guru SMAN 2 Palu, Jl Tanjung Dako, Kelurahan Lolu Selatan, Kecamatan Palu Timur, Kota Palu, itu dihadiri berbagai pemangku kepentingan.
Acara dibuka resmi Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah 1 Palu dan Sigi, Kristi Aria Pratama.
Turut hadir Manager PLN UP3 Palu Ansar, didampingi Assistant Manager Keuangan dan Umum Natallia Revianto, serta Kepala SMAN 2 Palu Eddy Siswanto, bersama jajaran guru.
Dalam aksi kepedulian itu, PLN menyerahkan bantuan sarana pembelajaran berupa 10 paket komputer/PC lengkap, 5 unit LCD proyektor, 5 layar proyektor, dan 2 unit speaker aktif.
Tak hanya memberikan bantuan fisik, PLN juga menggelar pelatihan bertajuk “Kegiatan Program Peningkatan Kualitas Pendidikan melalui Digitalisasi Pendidikan”.
Pelatihan yang menghadirkan Syukri sebagai narasumber itu membekali para guru dengan materi pemanfaatan teknologi digital, pembuatan media interaktif, hingga strategi mengajar efektif berbasis perangkat digital.
Para peserta mempraktikkan langsung perangkat baru tersebut demi menghadirkan suasana belajar yang lebih inovatif.
Manager PLN UP3 Palu Ansar menambahkan, langkah itu adalah bentuk kontribusi nyata PT PLN dalam menyiapkan generasi muda menghadapi era digital.
“PLN tidak hanya bertanggung jawab menyediakan listrik yang andal, tetapi juga berkomitmen memberi manfaat yang lebih luas. Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Kami ingin guru-guru terdorong untuk menciptakan metode ajar yang inovatif dan efektif, sehingga siswa-siswi di Sulawesi Tengah siap menjadi SDM yang unggul,” pungkas Ansar. *






