Donggala, 28 Agustus 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (UID Suluttenggo) meresmikan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pengembangan Kawasan Wisata Karampuana di Desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala. Langkah ini merupakan wujud komitmen PLN dalam mendukung pembangunan berkelanjutan serta pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Melalui program berbasis Community Involvement and Development (CID) ini, PLN melengkapi kawasan wisata dengan berbagai infrastruktur penunjang. Fasilitas yang dibangun meliputi jembatan penghubung sepanjang 150 meter, 10 unit gazebo kayu, toilet dan shower outdoor, aula pertemuan, gapura kawasan, hingga set meja-kursi dan payung untuk kenyamanan para wisatawan.
General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menegaskan bahwa intervensi TJSL PLN berfokus pada penciptaan ekosistem ekonomi mandiri yang memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat setempat.
“Kawasan Wisata Karampuana kami harapkan menjadi pendorong ekonomi baru bagi warga Desa Towale. Pembangunan fasilitas ini dirancang untuk menciptakan multiplier effect mulai dari peningkatan kunjungan wisatawan, terbukanya lapangan kerja, hingga menjadi sarana promosi produk unggulan daerah, khususnya perajin kain tenun khas Donggala,” tegas Usman.
Selain pembangunan fisik, program ini juga berfokus pada penguatan kapasitas sumber daya manusia. PLN secara khusus mendorong keterlibatan kelompok sadar wisata (Pokdarwis) dan BUMDes dalam tata kelola kawasan, serta menyediakan ruang khusus bagi UMKM lokal untuk memasarkan produk kerajinan dan kuliner. Integration ini memastikan wisatawan tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mengenal lebih dekat warisan budaya lokal.
Mewakili Bupati Donggala, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Donggala, Muhammad, S.STP., M.Si., mengapresiasi kontribusi nyata PLN. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi modal penting dalam mengawinkan sektor pariwisata dengan penguatan ekonomi kreatif masyarakat desa.
Sementara itu, Kepala Desa Towale, Subhan Thahir, menyampaikan terima kasih dan menegaskan komitmen seluruh elemen masyarakat mulai dari BUMDes Gerbang Mas, Pokdarwis, lembaga adat, hingga tokoh masyarakat untuk mengelola serta menjaga kelestarian aset yang telah dibangun agar manfaatnya dirasakan secara berkelanjutan.
Acara peresmian tersebut turut dihadiri oleh perwakilan Universitas Tadulako, Camat Banawa Tengah, Inspektorat Kabupaten Donggala, serta jajaran tokoh masyarakat. Sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadikan Kawasan Wisata Karampuana sebagai destinasi unggulan yang mandiri dan berwawasan lingkungan.(*T3)





