MANADO – Jelang pendaftaran bakal calon Walikota dan Wakil Walikota Manado dalam perhelatan pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Manado tahun 2020, dipastikan bakal diramaikan empat pasangan calon.

Setelah pasangan Mor Dominus Bastiaan (MDB)/Hanny Jost Pajouw (HJP) mendapat restu Partai Demokrat dan Partai Amanat Nasional (PAN), disusul pasangan Julyeta Paulina Amelia Runtuwene (JPAR)/Harley Alfredo Benfica Mangindaan (HABM) resmi diusung Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Persatuan Indonesia (Perindo) dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), serta Andrey Angouw (AA)/Richard Sualang (RS) yang diyakini mendapat kepercayaan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), kabar terakhir dipastikan pasangan Sonya Selviana Kembuan (SSK)/Syarifudin Saafa (SS) akan mengantongi dukungan Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura).

- Bupati Michael Thungari bersama Wabup Tendris Bulahari hadir Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
- Gubernur Yulius Hadiri Pelantikan Pengurus PWI Sulut, Tekankan Pentingnya Etika Jurnalistik dan Profesionalisme
- PT Jasa Raharja Sudah Salurkan Rp5,7 Miliar Bagi 416 Korban Lakalantas di Sulut
Keempat pasangan calon tersebut memiliki massa militan yang cukup signifikan sehingga Pilkada Manado 9 Desember nanti bakal seru.

Meski demikian, tampilnya Syarifudin Saafa sebagai satu-satunya kandidat keterwakilan umat Muslim di Kota Manado akan diperhitungkan lawan dengan cermat.

“Saya pastikan ada empat pasangan yang akan mendaftar di KPU nanti, dan keempat pasangan ini memiliki peluang besar untuk tampil sebagai pemenang Pilkada Kota Manado. Selain didukung partai-partai besar, juga punya massa militan yang sangat banyak. Apalagi, dengan tampilnya Syarifudin Saafa sebagai salah satu kandidat calon satu-satunya perwakilan umat Muslim, Pilkada ini pasti seru,”jelas Pemerhati Kota Manado Djamal Sasoeng SE. (ivan)






