SITARO-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sitaro (Sitaro) mempercepat langkah menuju birokrasi yang bersih dan akuntabel.
Sekretaris Daerah (Sekda) Sitaro, Denny Kondoj, memimpin rapat persiapan Pencanangan Zona Integritas 2025 sekaligus evaluasi tindak lanjut temuan audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK-RI) Perwakilan Sulut.
Rapat digelar pada Rabu (23/4/2025) di Ruang Rapat Sekda, dihadiri oleh Asisten Sekda, Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, dan para Camat.
Dalam arahannya, Sekda Denny Kondoj menekankan pentingnya persiapan matang untuk pencanangan Zona Integritas yang akan dilaksanakan bersama seluruh perangkat daerah.
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
“Kami berharap perangkat daerah yang akan ditunjuk secara simbolis dalam pencanangan nanti mempersiapkan segala aspek teknis dengan baik. Ini momentum penting untuk menunjukkan komitmen kita terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan,” tegas Kondoj.
Zona Integritas merupakan program pemerintah untuk mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). Pencanangan ini menjadi langkah strategis memperkuat integritas birokrasi di Sitaro.
Selain membahas Zona Integritas, rapat juga mengkaji secara mendalam rekomendasi BPK-RI terkait pengelolaan keuangan daerah. Sekda meminta semua perangkat daerah segera menindaklanjuti temuan audit guna memastikan akuntabilitas dan transparansi keuangan.
“Setiap rekomendasi BPK harus ditindaklanjuti dengan serius. Tidak ada toleransi untuk kelalaian dalam pengelolaan keuangan daerah,” tegasnya.
Rapat ini menjadi komitmen nyata Pemkab Sitaro dalam membangun pemerintahan yang profesional, bebas korupsi, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal. (ighel)







