Manado-Penunjukan Vanny Loupatty sebagai Pelaksana Tugas (PLT) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Utara (Sulut) menuai polemik. Keputusan tersebut dinilai rancu karena Surat Keputusan (SK) penunjukan dikeluarkan oleh PWI Pusat hasil Kongres Luar Biasa (KLB) yang hingga kini tidak diakui secara resmi.
Ketua PWI Sulut, Voucke Lontaan, menegaskan bahwa status keanggotaan Vanny Loupatty di PWI Sulut sudah tidak berlaku sejak 8 Juni 2009. “Keanggotaan Vanny di PWI Sulut sudah dihapus sejak tahun 2009. Masa keanggotaannya berakhir pada 8 Juni 2009, dan hingga saat ini tidak pernah diperpanjang,” ujar Voucke kepada wartawan.
Voucke menambahkan bahwa keputusan yang dikeluarkan oleh PWI Pusat hasil KLB tersebut tidak memiliki legitimasi yang jelas.
“Kami tetap berpegang pada aturan organisasi yang sah. PWI Sulut memiliki mekanisme tersendiri dalam memilih kepengurusan dan tidak bisa menerima keputusan dari pihak yang tidak diakui,” tegasnya. (*)
- Bupati FDW Apresiasi Jajaran Polres Minsel Dalam Lakukan Pembinaan Melalui Program Polisi Cilik dan Patroli Keamanan Sekolah
- RSUD Kolonodale Jalani Kredensial BPJS, Layanan CT Scan Segera Hadir di Morut
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan





