Manado, – Ketua Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) KH Abdul Manan Gani Kamis (19/12) siang Aula Mapalus Kantor Gubernur Sulut melantik Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sulawesi Utara (Sulut) masa khidmat 2019-2024.
Kegiatan tersebut dirangkaian dengan dialog kebangsaan dengan tema, ‘Islam Nusantara dan Moderasi Beragama dalam Konteks NKRI’ dan sebelumnya dilaksanakan peresmian kantor Sekretariat PWNU.
Menurut KH Manan, agar seluruh pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan amanat yang diberikan dengan baik.
“Karena pada hakikatnya sumpah jabatan bukan dengan saya tapi dengan Allah SWT,” tegasnya.
- Pemkot-Dekot Sepakati KUA/PPAS Manado 2027, Walikota Andrei Angouw: Untuk Kemajuan Kota dan Kesejahteraan Masyarakat
- Menjalin Silaturahmi dan Tradisi, Warga Laksanakan Ziarah Religi ke Makam Leluhur di Desa Dayeuhluhur
- Pengarahan di Kanwil BPN Provinsi Sumatera Utara, Menteri Nusron Minta Jajaran Utamakan Kemudahan Layanan Bagi Masyarakat
Dikatakan Kiyai Manan, sejak awal berdiri dua amanat dari pendiri NU Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari, harus dijalankan dengan sebaik-baiknya. Yaitu amanat keagamaan Ahlus Sunah Wal Jamaah dan Amanat Kebangsaan yaitu PBNU.
“P artinya Pancasila, B itu Bhineka Tunggal Ika, N artinya Negara Kesatuan RI, dan U itu Undang-Undang Dasar 45,” ujarnya.
Ketua PWNU Sulut Drs Ulyas Taha MPd mengatakan, program kerja kepengurusan baru ini akan jabarkan melalui 16 lembaga yang juga baru dilantik tadi. 16 lembaga ini kemudian akan melaksanakan program NU pada masyarakat.
Dia menambahkan, akan optimis mensukseskan program kerja NU, serta mendorong dan mengarahkan prinsip dan cara berpikir para Nahdiyin yang berdasarkan pada 4 hal.
“Yaitu moderat, toleran, seimbang dan adil,” tandasnya.
Dia melanjutkan jika prinsip tersebut dijalankan, seperti apapun program kerja yang akan dijalankan pasti akan berhasil.
Turut hadir Gubernur Sulut Olly Dondokambey diwakili Asisten 2 Praseno Hadi, jajaran Forkopimda, perwakilan TNI dan Polri, pimpinan ormas serta segenap PWNU Sulut dan tamu undangan. (ivan)






