Manado – Tim Opsnal Satuan Narkoba Polresta Manado, berhasil mengamankan seorang perempuan berinisial CJ warga Tondano Kabupaten Minahasa, yang diduga kuat sebagai pengedar obat keras tanpa izin. Ia diamankan saat berada di tempat kostnya yang berada di Kelurahan Sario Utara Kecamatan Sario, Sabtu (15/1) sekitar 20.00 Wita.
Kapolresta Manado Kombes Pol Julianto P.Sirait S.H.,S.I.K membenarkan penangkapan tersebut. Tim Opsnal Sat Narkoba telah menangkap seorang perempuan berinisial CJ, warga Tondano Minahasa dan Ia diamankan saat berada di tempat kosnya di Kelurahan Sario Utara.
“Di tempat kosnya, polisi berhasil mendapatkan sejumlah barang bukti, yaitu 10 tablet psikotropika jenis merci merlopam 2 mg, 7 tablet nuzolam alprazolam 1 mg dan 1 buah tas selempang warna merah muda”. Ujar Kapolresta Manado.
Dijelaskannya, penangkapan ini berdasarkan informasi masyarakat terkait adanya peredaran psikotropika jenis alprazolam di wilayah Kecamatan Sario Kota Manado.
- Hadiri Rakor GTRA Sulteng 2026, Miqdam : Langkah Nyata Selaraskan Kebijakan Strategis Tingkat Provinsi Dengan Implementasi di Daerah
- Kapolresta Bandung Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Arjasari
- Semarakkan HUT RI ke-81 dan Berkah Maulid 2026, YBM PLN UP3 Tolitoli Gandeng IDI dan Lanal Gelar Khitanan Sehat Ceria untuk 79 Anak di Galang
“Terima kasih kepada masyarakat yang sudah peduli dan mau memberikan informasi terkait peredaran narkoba di sekitar lingkungannya,” kata Kapolresta Manado.
Terhadap terduga pelaku disangkakan melanggar pasal 60 ayat (1) huruf b, pasal 60 ayat (2) Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika, dengan ancaman pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun dan pidana denda paling banyak Rp 100 juta. (Dwi)





