Tomohon-Dalam pernyataannya, pengamat politik dan pemerintah Kota Tomohon, Boaz Wilar, mengingatkan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tomohon, Miky Wenur – Cherly Mantiri, untuk tidak mempolitisasi isu bantuan sosial untuk lansia.
Ia menegaskan, narasi yang dikembangkan bahwa program tersebut merupakan warisan dari Wali Kota sebelumnya, Jimmy Eman, tidaklah akurat.
Menurut Wilar, program tersebut adalah hasil perjuangan Wali Kota Caroll Senduk.
Wilar juga menyoroti bahwa klaim tersebut kontra produktif dalam menghadapi Pilkada, mengingat Partai Golkar sebelumnya hanya menyetujui anggaran untuk 1.623 lansia, dari usulan 14.000 penerima bantuan.
- Banggar DPRD Sulut Bersama TAPD Gelar Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD 2025 : Sepakat Diusung Ke Rapat Paripurna Untuk Pengambilan Keputusan
- Tinjau Pelaksanaan MPLS di SMP Negeri 1 Siau Barat, Plh. Sekda Sitaro : Tumbuhkan Karakter Disiplin dan Tanggung Jawab
- Gubernur Yulius Selvanus : GMIBM Mitra Strategis Pemerintah,Perkuat Pelayanan dan Sinergi Membangun Sulawesi Utara
Ia menghimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap narasi politik yang mengaburkan fakta program tersebut, dan menekankan bahwa pemerintah ke depan akan lebih memperhatikan kesejahteraan lansia tanpa kecuali.(*/Br)






