Manado – Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey yang diwakili Asisten II Bidang Pembangunan dan Perekonomian Rudi Mokoginta membuka kegiatan lomba desa pangan aman yang digelar di Manado, Kamis (24/10/2019).
Kegiatan ini turut dihadiri jajaran Balai Besar POM di Manado, para Pejabat di lingkup Pemprov Sulut dan seluruh peserta lomba desa pangan aman.
Pada kesempatan itu, Mokoginta mengapresiasi Balai Besar POM di Manado yang telah menyelenggarakan lomba tersebut.
“Saya juga mengucapkan selamat mengikuti kegiatan lomba desa pangan aman kepada para peserta sekalian, dengan harapan kiranya kegiatan ini akan semakin memampukan kita dalam upaya menjaga keamanan obat dan pangan guna mewujudkan kesehatan masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Sulawesi Utara,” kata Mokoginta.
- Dokumen Wakaf Hilang, Menteri ATR/Kepala BPN Jelaskan Cara Agar Tanah Tetap Bisa Disertipikatkan
- Wujud Kepedulian Lingkungan & Sosial, PLN Dukung Digitalisasi Pembelajaran di SMA Negeri 2 Palu
- Terima Aksi Demo Forum Perjuangan Masyarakat Tokambahu-Makaeidey : DPRD Sulut Kembali Tegaskan Komitmennya Untuk Senantiasa Menjadi Rumah Aspirasi Bagi Rakyat
Lanjut Asisten 2, dalam rangka memastikan keamanan obat dan makanan bagi masyarakat Sulut, Pemprov bersama Balai Besar POM di Manado dan pihak terkait lainnya menjadi ujung tombak untuk melakukan pengawasan terhadap obat dan makanan secara komprehensif dari hulu sampai ke hilir.
“Termasuk di dalamnya, menerapkan sistem yang dapat mendeteksi kualitas produk, dan mengarah pada pengamanan jika terjadi degradasi mutu, produk sub-standar, kontaminasi dan hal-hal lain yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat,” ujar Mokoginta.
Lebih lanjut, masih dalam sambutan, Mokoginta mengajak semua pihak untuk mensinergikan langkah dan upaya dalam menggalang persatuan dan kesatuan untuk mengawasi obat dan makanan, menjamin keamanan pangan dan kesehatan di tengah-tengah masyarakat Sulut, mendorong percepatan pembangunan daerah, mewujudkan cita-cita daerah ini menyongsong Sulut yang berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik, dan berkepribadian dalam budaya. (*/JM)








