Tomohon-Pemerintah Kota Tomohon segera menerbitkan surat edaran (SE) terkait pembatasan penggunaan ponsel bagi anak di bawah usia 16 tahun di lingkungan sekolah. Kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Gubernur Sulawesi Utara yang merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak.
Wali Kota Tomohon, Caroll Senduk, menyampaikan bahwa seluruh sekolah di wilayahnya akan diwajibkan menerapkan pembatasan tersebut.
“Setiap sekolah di Kota Tomohon diwajibkan untuk membatasi penggunaan ponsel bagi anak-anak di bawah umur 16 tahun,” ujar Senduk kepada awak media, Selasa (17/3/2026), di Kantor Wali Kota Tomohon.
Ia menilai, langkah yang diambil Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara merupakan kebijakan positif yang perlu didukung oleh seluruh pihak. Menurutnya, pembatasan penggunaan perangkat digital di kalangan pelajar penting untuk melindungi anak dari dampak negatif, khususnya yang berkaitan dengan penggunaan media sosial.
“Ini konsep yang sangat baik dan kami Pemerintah Kota Tomohon tentu mendukung penuh, karena ini menyangkut masa depan anak-anak,” katanya.
- Pemkot Kotamobagu Intensifkan Pemeliharaan Jalan di Berbagai Wilayah
- Pemprov Sulut Siap Biayai 50 Siswa Jadi Dokter, Sekprov Tahlis Gallang : Setiap Kabupaten/Kota Diberikan Kuota
- Bupati Michael Thungari Bersama Wabup Tendris Bulahari Hadiri Sekaligus Membuka Job Fair 2026 di Politeknik Nusa Utara Tahuna
Senduk juga menegaskan bahwa sebagai daerah yang dikenal sebagai kota pendidikan, Tomohon memiliki tanggung jawab untuk memastikan generasi muda tumbuh dalam lingkungan yang sehat, aman, dan produktif.(*/Red)






