Jakarta-Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) bersama Badan Pengendalian Lingkungan Hidup menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pengelolaan Sampah, di Jakarta International Convention Center (JICC), Ruang Cendrawasih, Minggu (22/6/25)
Rakornas Pengelolaan Sampah 2025 ini dihadiri langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Hanif Faisol Nurofiq, serta para Gubernur, Wali Kota, dan Bupati se-Indonesia.
Rakornas tersebut menjadi momentum penting untuk mendorong akselerasi penyelesaian permasalahan sampah secara masif, baik dari sisi hulu hingga ke hilir.
Fokus utama diskusi meliputi konsep baru pengelolaan sampah, evaluasi perkembangan isu-isu strategis lingkungan, serta penanganan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berstatus open dumping.
- Bupati Michael Thungari Resmikan Ruas Jalan Lesabe -Bukide Kecamatan Tabukan Selatan
- Terima Delegasi Uni Eropa di Wisma Negara Bumi Beringin, Gubernur Yulius Paparkan Ekonomi Biru Sulut
- LPM Kota Tomohon Matangkan Pelantikan Pengurus 5 Kecamatan dan 44 Kelurahan, Arnold Poli: Kepengurusan Kami Sah dan Legal
Salah satu tujuan utama Rakornas adalah mendorong setiap pemerintah daerah untuk menyusun Roadmap Pengelolaan Sampah berbasis target dan data. Dengan demikian, pemerintah pusat berharap terbentuk sistem pengelolaan sampah yang terintegrasi dan berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan yang bersih dan sehat.
Walikota Tomohon Caroll Senduk (CS) ikut serta dalam kegiatan ini. Walikota menyampaikan bahwa masalah persampahan sudah merupakan masalah nasional dan global bukan hanya masalah di Kota Tomohon.
“Pemerintah Kota Tomohon saat ini seriusi dengan masalah sampah, pekan lalu kita baru melaksanakan Sosialisasi dan Edukasi serta launching pilah sampah dari sumbernya, karena itu program ini harus ditunjang semua pihak,” ucap Walikota. (*/Red)






