Tebing Tinggi-Pemerintah Kota (Pemko) Tebing Tinggi kembali menggelar Pasar Pengendalian Harga (PPH) yang bertujuan untuk menstabilkan harga kebutuhan pokok di tengah meningkatkannya permintaan masyarakat yang terus meningkat.
PPH ini berlangsung pada tanggal 6 sampai 7 November 2024 di Lapangan Merdeka Kota Tebing Tinggi. PPH ini menyediakan Beras 30 ton dengan harga jual Rp.58.000, Minyak goreng sebanyak 1 ton dengan harga Rp.15.000, dan Gula 500 kg dengan harga Rp.17.000.
Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UMKM, Zahidin, S.Pd., M.Pd., mengapresiasi terselenggaranya kegiatan ini dan menyampaikan harapannya agar program ini dapat berkontribusi dalam menekan harga kebutuhan pokok, sehingga dapat mengurangi beban masyarakat serta menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok yang terus meningkat.
“Harapan kami, dengan terlaksananya PPH ini harga kebutuhan pokok bisa lebih terkendali, terutama harga beras yang sangat mendesak bagi masyarakat saat ini. Selain itu menjelang Tahun Baru dan hari besar Natal permintaan masyarakat biasanya meningkat, sehingga pengendalian harga beras dan kebutuhan pokok menjadi semakin penting untuk mencegah beredarnya harga yang dapat memberatkan masyarakat,” ucapnya.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Kegiatan Pasar Pengendalian Harga ini disambut dengan antusiasme besar oleh masyarakat. Banyak yang berharap agar kegiatan serupa bisa diadakan setiap bulan untuk membantu memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Program ini juga dianggap sangat membantu, terutama dalam menjaga agar harga kebutuhan pokok tetap terjangkau bagi masyarakat, seperti yang diungkapkan salah seorang warga.
“Saya merasa terbantu dengan adanya kegiatan PPH ini dan kami berharap kegiatan ini terus berlanjut karena harga jual kebutuhan pokok yang murah membantu kami untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, kalau bisa kegiatan ini diadakan 2 kali dalam sebulan,” ungkap Bu Sri salah seorang warga dari Kelurahan Lalang. (Kys)







