MANADO – Usaha dan kerja keras dalam memutus mata rantai covid-19 terus dilalukan oleh Walikota Manado, DR. Ir. GS Vicky Lumentut, SH, M.Si, DEA. Berbagai langkah penanganan percepatanpun dilakukan agar kota Manado bebas dari pandemi corona virus, diantaranya yang dilakukan oleh Walikota saat ini, yakni sosialisasi peran perempuan dalam memutus mata rantai covid-19 dengan langsung turun ke wilayah dan hari ini,
Rabu (21/10) Walikota menyambangi kelurahan di kecamatan Paal Dua adalah kecamatan ke 7 dalam kegiatan sosialisasi peran perempuan memutus mata rantai covid-19.
Dalam kesempatan itu, Walikota menyampaikan sosialisasi peran perempuan memutus mata rantai covid-19 sangat penting dan strategis karena melalui sosok ibu bisa menasehati keluarganya dan menjelaskan yang benar agar patuh terhadap protokol kesehatan, jika ada penularan itu artinya ada protokol yang dilanggar, karena protokol kesehatan itu dasar nya adalah science dan sudah di uji coba.
Ibu juga harus mampu menyiapkan masker buat suami dan anak-anak nya ketika keluar rumah, juga salin maskernya. Ini juga akan meningkatkan kepatuhan, jika semua anggota keluarga sebelum keluar rumah sudah disiapkan masker oleh ibunya, pasti patuh ! ” Karena ibu punya kekuatan untuk diikuti oleh anggota keluarganya ” ujar Walikota.
- Jalin Komitmen Bersama KPK Dan Pemda Se-Sultra, Staf Ahli Kementerian ATR/BPN : Untuk Peningkatan Kualitas Layanan Pertanahan
- Bangun Motivasi Jajaran, Sekjen Kementerian ATR/BPN Beri Penghargaan kepada Satker Pengelola Kearsipan Terbaik
- Siap Siaga Cegah Karhutla, Wamen Ossy Imbau Pemegang HGU Lakukan Tindakan Pencegahan
Selain itu, Walikota juga mengingatkan agar kita semua terus berdoa dan meningkatkan iman percaya kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehingga kita dapat melewati cobaan dan badai yang tengah kita hadapi disaat ini dengan berpengharapan kepada Tuhan.
” Kembali saya titipkan bagi Ibu-Ibu, mari kita jadi pelopor dalam rumah tangga kita untuk disiplin dan patuh melaksanakan protokol kesehatan, dengan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan meningkatkan ibadah kita,” tutur Walikota. (*/JM)








