Kotamobagu-Pemkot Kotamobagu melalui BPBD menyalurkan bantuan kepada korban dampak dari kebakaran di Kelurahan Gogagoman yang menyebabkan beberapa rumah alami kebakaran akibat ganasnya si jago merah.
Peristiwa ini telah mengakibatkan kerugian materi hingga memaksa sejumlah kepala keluarga kehilangan tempat tinggal.
Dalam upaya pemulihan pasca kebakaran, Pemerintah Kota Kotamobagu melalui BPBD menyediakan hunian sementara (Huntara) bagi para korban di Rusunawa Pobundayan.
Kepala BPBD Kotamobagu, Asrianti menyebutkan, terdapat 7 Kepala Keluarga atau sebanyak 19 jiwa yang terdampak langsung oleh musibah kebakaran tersebut.
- PT. Pentagon Terang Asli Abaikan K3 Dalam Pelaksanaan Proyek Penggantian Jembatan Lopana
- Lomba Bridge P/KB HAPSA 2026 di GMIM Paulus TWM Sukses Digelar, Wilayah Malalayang Champion Serie A dan Wilayah Manado Titiwungen Juara Serie B
- Hadir Pada Kegiatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sekwan Silangen Lakukan Penanaman Manggrove
“Totalnya ada 19 jiwa yang terdampak. Pemerintah Kotamobagu telah memfasilitasi hunian sementara bagi para korban di Rusunawa Pobundayan hingga Desember 2024. Adapun 7 Kepala Keluarga lainnya memutuskan mencari kontrakan sendiri dan sebagian ke rumah keluarga,” kata Asrianti saat dihubungi, Selasa (15/10).
Selain menyediakan hunian sementara lanjutnya, BPBD Kotamobagu juga berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan sembako kepada para korban kebakaran.
Beberapa komunitas yang turut berpartisipasi dalam memberikan bantuan antara lain Kokot Runners, Walkot, komunitas Riot, Gojek, serta berbagai organisasi lainnya yang peduli terhadap nasib para korban.
“Bantuan sembako yang telah kami salurkan berasal dari OPD, warga setempat, dan sejumlah organisasi serta komunitas, seperti Kokot Runners dan Riot hingga Gojek. Mereka semua tergerak untuk membantu para korban kebakaran di Gogagoman,” pungkasnya. (Midi)






